Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Gaza di UIN Alauddin Samata, Fakultas Syariah vs Sains

Gaza di UIN Alauddin Samata, Fakultas Syariah vs Sains

Sketsanews.com – Tawuran dua kelompok mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Samata terjadi lagi, siang tadi, Rabu 13 April. Mereka yang tawuran antara fakultas. Syariah melawan mahasiswa Sains dan Teknologi (Sainstek).

Tawuran tersebut masih lanjutan kasus serupa yang terjadi Selasa 12 April kemarin. Kedua kelompok terlibat perang batu yang cukup seru. Bahkan beberapa fasilitas kampus dilaporkan rusak terkena lemparan batu. Tawurannya juga semasekali tidak menggambarkan mereka satu kampus. (*/fajaronline.com)

Kronologis Awal Bentrokan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Samata antara Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) dengan Fak Syariah dan Hukum

Bentrokan yang melibatkan antar mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Selasa (12/4/16) rupanya dipicu oleh pemukulan salah satu mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) bernama Alur (20 tahun) dan Ariel (19 tahun) oleh 10 orang yang hingga kini belum terindentifikasi. Apa lagi pelaku menggunakan cadar.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sekitar 10 orang yang tak dikenal (OTK) kemudian kabur ke arah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Samata.

Setelah pemukulan dengan tangan kosong itu, sejumlah mahasiswa Fakultas Saintek tidak terima dengan pemukulan dua rekannya, akhirnya mendatangi Fakultas Hukum dan Syariah UIN Samata. Sebenarnya mahasiswa Saintek datang untuk mengkroscek kejadian itu, hanya saja mahasiswa Syariah dan Hukum tidak menerima atas tuduhan itu. Setelah itu korban pemukulan kembali ke ruangan Fak Saintek.

Namun sekitar 16.20 wita, setidaknya ada 100 mahasiswa dari Fak Syariah dan Hukum melakukan penyerangan ke gedung Fak Saintek dengan cara melempari batu.
Aksi ini hanya berlangsung 5 menit dan tak ada serangan balik dari Fakultas Saintek.

Sementara, Wakil Rektor III, 3 UIN Samata, Prof Hj. Siti Aisyah Kara, memediasi perdamaian tiga fakultas ini dengan membuat surat pernyataan damai dan dihadiri oleh korban pemukulan.

Surat perdamaian itu ditandatangani oleh masing masing Ketua Dewa Mahasiswa, M. Haris, wakil dari Fak Hukum Syariah dan wakil Fakultas Saintek. (MakassarTerkini)

(in)

%d blogger menyukai ini: