Sketsa News
Home News Kronologis ABG SMK Bunuh Pelaku yang Menyodominya

Kronologis ABG SMK Bunuh Pelaku yang Menyodominya

Sketsanews.com – Tak terima kemaluannya diraba-raba, Ms, seorang pelajar kelas I SMK di Loa Janan, jadi gelap mata. Ms pun nekat menghabisi nyawa Imam Khotib alias Husada (38) dengan sekali tikaman di leher.

abg-smk-samarinda-bunuh-pelaku-sodom-1
Foto Via Procal

Yang tambah Ms meradang, Husada juga mengancam akan menyebarkan berita di akun facebook-nya bahwa anak baru gede (ABG) berusia 15 tahun (sebelumnya disebut 14 tahun) itu telah dicabulinya.

Ms pun menyusun siasat untuk menghabisi nyawa Husada. Saat diajak Husada bertemu, Sabtu (23/4) pagi, Ms langsung mengiyakan. Ms menyiapkan pisau dan agar berani, Ms juga menenggak minuman keras (miras) jenis gaduk (campuran alkohol dan minuman berenergi).

“Setelah dijemput, saya diajak ke lokasi tambang. Saya dibonceng menggunakan motor warna hitam. Selama perjalanan, saya sudah siap-siap,” ungkap Ms.

Begitu tiba di sekitar setlling pond (kolam air) milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE) dan Husada mematikan mesin motor Suzuki Satria FU miliknya, Ms sudah pasang kuda-kuda.

“Pisau sudah saya pegang di balik baju. Begitu motor di-standar-kan, langsung saya tikam dari belakang. Pisau saya menancap tepat di leher kanan,” jelas Ms.

Setelah itu Ms langsung mendorong Husada, yang berperawakan besar sambil melompat dari motor. Ms sempat melihat Husada dari jarak lima meter.

“Saya lihat darah berhamburan dari lehernya. Tak lama dia (Husada, Red) terdengar seperti suara orang ngorok,” beber Ms.
Setelah itu Ms lari dan bersembunyi. Ms kemudian menghubungi dua teman sebayanya, minta dijemput. “Ada dua teman saya yang datang. Setelah itu saya kembali ke lokasi kejadian memeriksanya,” ungkap Ms.

Menurut Ms, dua temannya yang namanya tak disebutkannya pasti itu, melihat Husada tersungkur. Ms lalu mengelilingi tubuh Husada. Setelah memastikan Husada tak bergerak lagi, Ms lalu mengambil dompet dan motor. Setelah itu Ms pun pergi.

“Saya betul-betul kesal. Saya sudah diraba-raba, dipaksa harus ”begituan” sama dia. Kalau tidak mau, ya diancam mau disebarkan di facebook,” tegas Ms.

Soal pisau, Ms menyebut memang sudah lama dimilikinya. Sebelum kejadian, saat menenggak miras sambil menunggu Husada menjemputnya, Ms mengasah pisau yang digunakan menikam leher operator alat berat di salah satu perusahaan perkapalan pengangkut batu bara tersebut.
”’Sengaja diasah biar tambah tajam,” imbuh Ms.

Wakapolsekta Sungai Kunjang AKP M Ishak, melalui Kanit Reskrim Iptu Heru Santoso mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Ms dugaan motif pembunuhan tersebut akibat aktivitas prilaku seks menyimpang.

”Pelaku (Ms, Red) marah karena dicabuli dan diancam akan disebarkan di facebook,” terang Heru.

Polisi saat ini sudah menyita motor Satria FU milik Husada yang sempat dibawa lari. “Pisau yang dipakai menikam korban (Husada, Red) menurut pengakuan pelaku sudah dibuang di Sungai Mahakam. Pisau dibuang di atas Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu),” tandas Heru. (rin/Procal)

 

(in)

%d blogger menyukai ini: