Sketsa News
Home Berita Terkini, News #RIP Aan Arianto Tenggelam di Pantai Bakung, Gedangan, Kabupaten Malang

#RIP Aan Arianto Tenggelam di Pantai Bakung, Gedangan, Kabupaten Malang

Sketsanews.com – “Saat kejadian, korban dan teman-temanya selesai foto-fotoan. Pas pulang menyisiri pinggir laut ombak besar datang. 10 orang berhasil menyelamatkan diri. Sedang dua orang tergulung ombak,” ucapnya.

RIP-Aan-Arianto-Tenggelam-di-Pantai-Bakung

Wisata Pantai Bengkung di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memakan korban jiwa. Seorang Mahasiswa, tewas setelah terseret ombak Samudera Indonesia, Jumat (6/5/2016).

Petugas SAR dari PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo menjelaskan, korban datang bersama 12 orang rombongan yang berasal dari Mahasiswa Jurusan Ekonomi Widya Dharma.

Rombongan datang pada hari Kamis (5/5/2016) sekira pukul 12.00 wib. “Sekitar Pukul 15.00 WIB, hari Kamis rombongan ini langsung mendirikan tenda untuk menginap di pantai Bengkung,” ungkap Pak Tomo, sapaan akrabnya, Jumat (6/5/2016).

Sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi, lanjut Tomo, rombongan beranjak menyisir Pantai dan naik bukit Bengkung. Namun, 2 orang memilih tetap berada di tenda untuk menjaga barang-barang mereka.

“Lalu sekita pukul 07.30 WIB, 2 orang memutuskan kembali lagi ke tenda. Disusul 8 orang temanya. Saat perjalanan kembali ke tenda, naasnya ombak besar datang menghampiri mereka,” bebernya.

Akibat ombak besar, 2 orang terseret ombak ke arah sisi Tenggara. Satu orang mahasiswa atas nama Aan Arianto (19), warga Polowijen RT03/ RW03, Kota Malang, akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara satu orang lagi atas nama Khoirul Setiawan (34), warga Perum Chandra Kirana Regency, Watu Gede Singosari, selamat. “Korban selamat satu orang. Masih shyok. Sementara korban meninggal dunia langsung kita bawa ke rumah sakit,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Malang, AKP Dyan Vicky menambahkan, keluarga korban menolak diotopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah. Saat kejadian, korban bersama rombongan bermaksud foto-fotoan disekitar bukit dan Pantai Bengkung.

“Saat kejadian, korban dan teman-temanya selesai foto-fotoan. Pas pulang menyisiri pinggir laut ombak besar datang. 10 orang berhasil menyelamatkan diri. Sedang dua orang tergulung ombak,” ucapnya.

Ia melanjutkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban meninggal dunia. Saksi-saksi dari teman korban juga sudah kita mintai keterangan. (yog/kun/BeritaJatim)

%d blogger menyukai ini: