Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News “Pasang Mata, Pasang Telinga, Waspadai Gerakan Radikalisme dan Komunisme”

“Pasang Mata, Pasang Telinga, Waspadai Gerakan Radikalisme dan Komunisme”

Sketsanews.com – Pengurus Cabang Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI–Polri (FKPPI) mengintruksikan kepada seluruh anggotanya di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, untuk mewaspadai kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia, khususnya di daerah Bumi Serasi tersebut.

Upacara pelantikan pengurus cabang 11.40 FKKPI Kabupaten Semarang di pendopo rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (9/5/2016).
Upacara pelantikan pengurus cabang 11.40 FKKPI Kabupaten Semarang di pendopo rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (9/5/2016).

Ketua PC FKPPI Kabupaten Semarang Nor Budi Pramono mengatakan, tanda-tanda kebangkitan PKI itu terlihat dari pendistribusian kaus bergambar palu dan arit dari sejumlah toko grosir di Jakarta selama tiga bulan terakhir.

Ia mengatakan, tidak tertutup kemungkinan bahwa kaus-kaus itu juga disebar ke wilayah Semarang. Ia menengarai bahwa pendistribusian kaus itu bertujuan membangkitkan PKI dengan memanfaatkan momentum peringatan hari lahir ke-102 PKI pada Senin (9/5/2016).

“Inilah salah satu kewajiban FKPPI. Tolong pasang mata, pasang telinga di lingkungan masing-masing untuk mewaspadai gerakan komunisme maupun radikalisme yang akan merongrong NKRI,” kata Nor Budi dalam sambutan perdananya seusai pelantikan pengurus cabang 11.40 FKKPI Kabupaten Semarang di pendopo rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (9/5/2016).

Ia menyebutkan, saat ini jumlah anggota FKPPI di Kabupaten Semarang mencapai 500 orang dan tersebar di 14 rayon setingkat Koramil.

Ia berharap setiap anggota informasi mengenai keberadaan penyebaran atribut PKI yang ditengarai sudah masuk kedaerah-daerah tersebut.

Selain kepada anggota FKPPI sendiri, masyarakat juga bisa melaporkan informasi mengenai aktivitas maupun atribut partai terlarang tersebut ke Posko FKPI di Jl Serayu No. 14, Ungaran, atau nomor telepon 081288725758.

“Mari pasang mata, pasang telinga, mewaspadai gerakan radikalisme, komunisme, atau sesuatu yang sifatnya eksklusif. Apabila dipandang mencurigakan, silakan laporkan. Kita akan koordinasi dengan TNI-Polri,” kata dia.

Minggu (8/5/2016) kemarin, petugas gabungan TNI dan Polri menggerebek sebuah toko di kawasan Blok M Square dan Blok M Mall, Jakarta Selatan. Toko tersebut menjual kaus bergambar palu arit.

Berdasarkan keterangan saksi, kaus-kaus dengan gambar lambang partai terlarang di Indonesia tersebut sudah dijual sejak sekitar 3 bulan lalu. (Br/Kompas)

%d blogger menyukai ini: