Sketsa News
Home Berita Terkini, News Berita Acara Perkara (BAP) Ahok Terkait Podomoro Bocor?

Berita Acara Perkara (BAP) Ahok Terkait Podomoro Bocor?

Sketsanews.com – “Enggak boleh, rahasia itu. Kalau memang itu bocor, itu saya kira kesalahan fatal dan mesti dibentuk panitia etik untuk mencari tahu kenapa itu bisa bocor,” kata Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Chudry Sitompul

Berita Acara Perkara (BAP) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diisukan dibocorkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jika hal itu benar, KPK harus membentuk panitia etik.

“Enggak boleh, rahasia itu. Kalau memang itu bocor, itu saya kira kesalahan fatal dan mesti dibentuk panitia etik untuk mencari tahu kenapa itu bisa bocor,” kata Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Chudry Sitompul saat dihubungi Okezone, di Jakarta, Sabtu (14/5/2016).

Menurutnya, BAP baru boleh dibocorkan jika sudah sampai di pengadilan. Dengan status Ahok yang saat ini masih saksi seharusnya, bukti itu tidak boleh dibocorkan.

Jika informasi soal itu benar, nantinya penyidik KPK tersebut bisa dikenakan sanksi pidana juga. Ia dikenakan Undang-Undang KPK tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kena UU KPK No 30 Tahun 2002, kan dia harus menjaga kerahasiaan, ada sanksinya itu. Bisa dikenakan sanksi pidana juga kalau enggak salah,” tuturnya.

Sebagai informasi, salah satu isi BAP tersebut menjelaskan bahwa PT Agung Podomoro Land (APL) membiayai penggusuran kawasan prostitusi Kalijodo di Penjaringan, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Perusahaan itu disebutkan mengeluarkan dana sebesar Rp6 miliar atas permintaan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk penggusuran Kalijodo. Dana itu digunakan untuk mengerahkan 5.000 personel gabungan. (erh/OkeZone)

 

Bantahan KPK

Plh Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yuyuk Andriyati membantah adanya tudingan bahwa penyidik membocorkan BPK Ahok.

“‎Tidak ada BAP yang bocor dari penyidik KPK. BAP akan dibuka di pengadilan,” kata Yuyuk melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Jumat (13/5/2016).

Ia menduga, bocornya BAP mantan Bupati Belitung Timur tersebut‎ merupakan BAP dari tersangka penyuap M. Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL) Arisman Widjaja.

Sebagai tersangka, kata Yuyuk, dirinya berhak mendapatkan salinan BAP guna melakukan pembelaan dalam persidangan nantinya. “‎Tetapi sebagai tersangka AWJ mendapat salinan BAP untuk bahan pembelaan dia,” pungkasnya.

(in)

%d blogger menyukai ini: