Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Terbongkar! Ini Percakapan Pengaturan Mafia Perkara di MA

Terbongkar! Ini Percakapan Pengaturan Mafia Perkara di MA

Sketsanews.com – Mantan Kasubdit Perdata MA Andri Tristianto Sutrisna diduga berperan dalam mengatur perkara di Mahkamah Agung (MA). Dia juga diduga turut mengatur nama hakim yang memutus suatu perkara.

Andri Tristianto Sutrisna (Foto: Hasan Al Habshy/detikcom)
Andri Tristianto Sutrisna (Foto: Hasan Al Habshy/detikcom)

Hal itu terungkap dalam sidang untuk terdakwa Ichsan Suaidi dan Awang Lazuardi Embat di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016). Andri dan panitera MA Kosidah diperiksa sebagai saksi dalam persidangan lanjutan ini.

Jaksa pada KPK menunjukkan transkrip pembicaraan antara Andri dengan Kosidah. Dalam transkrip yang dibaca oleh jaksa itu, Andri meminta agar pengiriman salinan putusan kasasi perdata salah satu perkara di Mataram ditunda. Perkara yang dimaksud adalah yang melibatkan Ichsan Suaidi sebagai terdakwa.

Andri kemudian membicarakan beberapa perkara selain Mataram. Yakni perkara dari Pekanbaru, Tasikmalaya dan Bengkulu.

Keduanya juga membicarakan nominal uang yang diperlukan untuk pengurusan perkara tersebut. Uang-uang itu disetorkan kepada beberapa pihak agar pengurusan perkara mulus.

Berikut potongan percakapan antara Andri dan Kosidah:

Andri: Tolong dicek yang ajukan kasasi jaksa atau terdakwa
Kosidah: Ya mas Andre
Andri: Mudah-mudahan majelisnya bukan AA (diduga Artidjo Alkostar)
Kosidah: Iya mudah-mudahan, korupsi perusahaan atau pemerintahan?
Andri: Pemerintahan Mbak
Kosidah: Nanti dilacak nomor kasasinya untuk penetapan, mudah-mudahan bukan AA
Andri: Kira-kira minta nomor sepatunya berapa ya Mba?
Kosidah: Berapa ya? Kalau 25 bagaimana
Andri: Saya sudah ada di situ belum?
Kosidah: Sekarang Pak Syafrudin banyak nganggur, maksud saya kan sama saja, tidak usah fokus majelis ATM, Mas Andri tambahin saja mintanya
Andri: …. Juga bisa kan? Nanti nomor saya sampaikan besok lihat berkasnya sudah masuk ya
Kosidah: Iya saya juga, iya siap Mas
Andri: Mas Ichsan terdakwa dari Mataram sudah putus nomor kasasinya berapa?
Kosidah: Ok
Andri: Mbak untuk Mataram kan minta agar berkasnya ditahan dulu, minta ditahan dulu
Kosidah: Minta saja 50, kasih ke PP 30, itu kan perkara korupsi
Andri: Iya saya usahakan bersama yang bersangkutan.

 

 

Bz/detik

%d blogger menyukai ini: