Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Jadi Ketum Golkar, Setnov Diminta untuk Bertobat

Jadi Ketum Golkar, Setnov Diminta untuk Bertobat

Screenshot_6

Sketsanews.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Surahman Hidayat, mengucapkan selamat kepada Setya Novanto atas terpilihnya sebagai ketua umum partai Golkar yang baru.

 “Alhamdulillah, saya ucapkan selamat atas terpilihnya Setnov sebagai Ketum Golkar untuk periode mendatang,” ujar Surahman di Jakarta, Selasa (16/5/2016).

Surahman yang pernah menyidangkan perkara Novanto dalam skandal “Papa Minta Saham” ini hanya berharap Novanto kembali ke jalan yang benar, terutama dalam memimpin Partai Golkar.

“Semoga Beliau mendapatkan bimbingan Allah untuk menjalankan tugasnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Orang bisa saja salah, sebaik-baiknya orang itu kembali ke jalan yang benar,”kata dia.

Sementara itu, soal merapatnya Golkar ke pemerintah dan memutuskan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP), Surahman mengatakan sudah menjadi hak parpol masing-masing.

“Itu keputusan politik. Setiap partai punya hak memiliki sifat politiknya. Itu sah-sah saja,”tandas dia.

Setya Novanto secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2016-2019 melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa di Bali Nusa Dua Convention Center pada Selasa pagi.

“Dengan mengucap ‘bismillahirahmanirahim’, kita tetapkan Pak Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar,” ujar Ketua Sidang Munaslub Nurdin Halid di arena Munaslub di Nusa Dua Bali.

Dalam penghitungan suara, perolehan suara delapan bakal calon Ketua Umum antara lain Ade Komarudin 173 suara, Setya Novanto 277 suara, Airlangga Hartarto 14 suara, Mahyudin dua suara, Priyo Budi Santoso satu suara, Aziz Syamsuddin 48 suara, Indra Bambang Utoyo satu suara, Syahrul Yasin Limpo 27 suara dan suara tidak sah berjumlah 11, sehingga total suara 554. (Zu/Rimanews)

%d blogger menyukai ini: