Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Gedung Sekolah Ambruk, Guru SMP Negeri di Garut Berhamburan

Gedung Sekolah Ambruk, Guru SMP Negeri di Garut Berhamburan

sekolah-ambruk-ilustrasi-_150827150453-471

Sketsanews.com – Sebanyak 27 guru dan pegawai tata usaha di SMP Negeri II Cibalong, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, terpaksa mengungsi karena ruangannya roboh. Robohnya gedung sekolah tersebut diduga kuat akibat sudah lapuk dimakan usia.

“Ada ruang guru, tata usaha, kepala sekolah, ruang tamu, ruang kepegawaian, ruang BP, dan toilet, semuanya di satu bangunan yang roboh,” kata Wakil Kepala SMPN II Cibalong Soni Nugraha kepada Republika.co.id, Rabu (18/5).

Soni mengatakan, sebelum bangunan tersebut roboh pada Selasa (17/5), sempat terdengar suara patahan kayu sekitar pukul 10.00 WIB. Saat bangunan roboh, seluruh guru berlarian keluar ruangan. Beruntung, tak ada guru yang menjadi korban kejadian tersebut.

Robohnya ruangan guru, menurut Soni, sudah diprediksi karena terdengar suara patahan kayu. Saat bangunan roboh, ia berteriak meminta kepada seluruh guru dan tata usaha segera keluar dari ruangan.

“Bangunan yang berdiri sejak 1999 itu kondisinya memang sudah memprihatinkan dan belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan maupun renovasi,” ujar Soni.

Soni mengungkapkan, beberapa peralatan kantor rusak dan kotor karena tertimpa material bangunan. Sementara, ruangan guru, kepala sekolah, dan tata usaha dipindahkan ke ruangan laboratorium dan aula. “Agar kegiatan sekolah tetap berjalan seperti biasa, para guru memakai ruangan laboratorium,” katanya.

Soni mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan untuk perbaikan bangunan sekolah. Namun, dana untuk renovasi ruangan guru sangat sulit didapatkan. Sehingga, sudah 17 tahun lamanya ruang guru tidak perah diperbaiki.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut dan pemerintah pusat memperhatikan infrastruktur penunjang pendidikan di daerah. Menurut dia, ruangan guru dan tata usaha sangat penting, sehingga harus segera diperbaiki agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian kapan ruangan tersebut akan diperbaiki. (Zu)

%d blogger menyukai ini: