Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News RI-Rusia Siap Berbagi Data Intelijen Terkait Terorisme

RI-Rusia Siap Berbagi Data Intelijen Terkait Terorisme

Screenshot_8

Laporan Dari Sochi

Sketsanews.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum penyelenggaraan ASEAN-Rusia Summit di Sochi Rusia. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas kerja sama di berbagai sektor, salah satunya soal data intelijen.

“Kita juga akan terus bekerja sama untuk pemberantasan terorisme dan pertukaran informasi intelijen di bidang terorisme ini,” kata Jokowi saat jumpa pers di Sochi, Rusia, Rabu (18/5/2016) malam.

Dalam pertemuan itu, Putin ditemani jajaran menterinya, sementara Jokowi juga membawa para menterinya. Para menteri yang hadir antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala BIN Sutiyoso, dan lainnya.

“Perhatian yang sangat besar di bidang hubungan militer. Sejumlah isu aktual dan global sempat dibahas dalam pertemuan, antara lain soal terorisme. Ada koordinasi dalam pencegahan ancaman terorisme,” kata Putin.

Selain itu, Putin menyatakan Rusia juga siap membantu dalam pencegahan kebakaran hutan, masalah pendidikan, hingga pariwisata.

“Di rusia ada sekitar 100 mahasiswa Indonesia. Untuk tahun depan ada sekitar 100 beasiswa lain. Kita rencana tingkatkan,” jelasnya.

Menurut Putin, saat ini sudah ada fasilitas bebas visa untuk orang Rusia yang masuk ke Indonesia dengan jangka waktu 30 hari. Pihak Rusia saat ini sedang membahas kemungkinan untuk bisa memfasilitasi kemudahan prosedur visa Rusia bagi orang Indonesia.

“Kedua negara akan melanjutkan interaksi dalam rangka PBB, G20, kerja sama islami dan dialog kemitraan. Sebagai penutup saya sampaikan terima kasih kepada teman-teman indonesia atas percakapan yang begitu baik. Saya juga apresasi kepada Bapak jokowi secara pribadi atas komitmennya di ASEAN-Rusia Summit,” ucap Putin.  (Br/Detik)

%d blogger menyukai ini: