Sketsa News
Home News Ahok Tak akan Larang Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Ahok Tak akan Larang Minimarket Jual Minuman Beralkohol

ahok-2-300x150@2x

Sketsanews.com– Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, minuman beralkohol tipe tertentu bisa dijual di minimarket dan toko pengecer di Jakarta.

Hal itu dikarenakan Surat Menteri Perdagangan yang sebelumnya mengatur pelarangan, menjadi salah satu regulasi yang diubah dalam kebijakan deregulasi pemerintah terkait usaha peningkatan ekonomi tahun lalu.
Dengan begitu, aturan peredaran minuman beralkohol di Jakarta kembali ke Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.

“Prinsip saya, (peredaran minuman beralkohol di Jakarta) sesuai Perda saja,” ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Senin, (23/5/2016).

Ahok mengatakan, Perda ketertiban umum tidak melarang minuman keras beredar di Jakarta. Perda itu memuat ketentuan peredaran minuman keras boleh dilakukan, asal pejabat berwenang di Jakarta mengeluarkan izin sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Perda kita tidak melarang, hanya membatasi,” ujar Ahok.

Sebelumnya, Permendag No. 06/M-DAG/PER/1/2015 menghilangkan kata ‘minimarket’ dan ‘toko pengecer’ sebagai tempat di mana minuman beralkohol tipe A (berkadar ethanol kurang dari lima persen) diperbolehkan dijual.

Permen tersebut, termasuk regulasi yang direvisi dalam paket penyederhanaan regulasi yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada 9 September 2015.

Dengan begitu, klausul ‘izin dari pejabat yang berwenang sesuai ketentuan perundang-undangan’ dalam Pasal 46 Perda Ketertuban Umum kembali mengacu ke Permendag No. 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Permen itu memperbolehkan minuman beralkohol tipe A dijual di toko pengecer berupa minimarket, supermarket, hypermarket, dan toko pengecer lain. (Fr/viva)

%d blogger menyukai ini: