Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Negara Ini Larang Hadirnya Islam

Negara Ini Larang Hadirnya Islam

waktu-di-samoa-dimajukan-24-jam-lebih-cepat-_140507145054-776

Sketsanews.com – Penduduk di negara Samoa mewacanakan akan melarang hadirnya Islam di negara kepulauan pasifik ini. Menurut Sekjen Gereja Samoa, muslim hanya akan menimbulkan ancaman bagi negara seluas 2.800 kilometer persegi ini.

Sekjen Gereja Samoa, Pendeta Ma’augu Motu menyerukan kepada pemerintah melarang kehadiran Islam di negara tersebut. “Agama ini merupakan ancaman masa depan negara,” kata dia dilansir dari Independent, Selasa (25/5).

Ia secara tegas ingin penduduk Samoa dicegah dari pengaruh Islam global yang ia anggap membahayakan. “Ada begitu banyak muslim yang baik. Tapi masih ada mereka yang berbahaya yang akan mengancam perdamaian kami,” ujar dia.

Pendeta Ma’augu pun telah menekan pemerintah dan Perdana Menteri Tuilaepa Sailele Malielegaoi untuk menerapkan laragan tesebut. Padahal sebelumnya Perdana Menteri Samoa pekan lalu telah menyerukan ketentuan kebebasan beragama dalam Konstitusi Samoa.

Ia juga menegaskan tidak keberatan bila sikapnya ini disamakan seperti langkah rasis calon presiden AS, Donald Trump, yang melarang muslim memasuki AS. Namun keinginan tersebut ditentang keras Kepala Imam Samoa Mohammed bin Yahya.

Menurutnya organisasi dan penduduk Kristen di Samoa harus lebih terbuka terhadap agama lain dan tidak membeda-bedakan. Imam Mohammed bin Yahya memperingatkan bahwa Samoa akan mendapatkan tantangan yang cukup besar bila hal it diterapkan.

Di antaranya kesulitan dalam perdagangan global terutama kepada negara-negara muslim bila konstitusi negara Samoa benar-benar mengakomodir hal itu. Penduduk Samoa memang didominasi oleh penganut Kristen.

Namun negara di kepulauan Pasifik yang pernah dijajah Jerman, AS dan Inggris ini juga memiliki komunitas muslim. Setidaknya 0,03 persen dari total 180 ribu penduduknya merupakan muslim yang berasal dari negara Asia Pasifik.

(Br/Republika)

%d blogger menyukai ini: