Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Puasa dan Lebaran Jadi Alasan Impor Daging dan Bawang

Puasa dan Lebaran Jadi Alasan Impor Daging dan Bawang

2298776

Sketsanews.com – Untuk menstabilkan harga pangan menjelang Puasa dan Lebaran 2016, pemerintah memilih impor bawang merah dan daging beku.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Musdhalifah Machmud mengatakan, masyarakat jangan sampai terbebani dengan mahalnya harga pangan saat menjalankan Ibadah Puasa dan Lebaran.

“Jangan sampai rakyat kita terbebani harga pangan mahal pada saat dia bergembira (puasa dan lebaran),” kata Musdhalifah di Jakarta, Jumat (27/0/2016).

Untuk itu kata Musdhalifah pemerintah saat ini berencana untuk melakukan impor bawang merah dan daging beku tersebut, namun sebelum melakukan impor tersebut, pemerintah dalam hal ini Perum Bulog akan melakukan Operasi Pasar (OP) dengan stok yang ada saat ini.

“Bulog kan masih ada suplai. Jadi mereka turunkan bawang untuk menekan harga. Ini akan dijual Rp 20-25 ribu per Kg,” paparnya.

Setelah OP dan dirasa harga bawang merah masih tinggi atau bahkan tidak turun ke kisaran harga Rp 20-25 ribu, maka pemerintah baru mengimpor bawang merah guna menjaga harga tersebut.

Menurut Musdhalifah, impor bawang merah ini memang memungkinkan. Apalagi pada saat bulan Ramdhan masyarakat diharap bisa menikmati kebahagian tanpa terbenani peningkatan harga pangan seperti bawang merah dan daging sapi. “Kita akan coba agar rakyat senang di bulan ini (Ramadhan),” lanjutnya.

Sementara untuk impor daging, Musdhalifah menyebut bahwa pemerintah sudah melakukannya. Daging ini juga akan akan disebar melalui Bulog melalui operasi pasar. Harapannya operasi ini bisa sesuai keinginan pemerintah di kisaran harga Rp 80-85 ribu/kg-nya.

(Br/Inilah)

%d blogger menyukai ini: