Sketsa News
Home Berita Terkini, News Pasien BPJS Keluhkan Pelayanan RSU

Pasien BPJS Keluhkan Pelayanan RSU

Sketsanews – Pasien BPJS keluhkan pelayanan RSU A Yani. Pasalnya, pasien Kelas III Ruang Penyakit Dalam ini merasa perlakuan berbanding terbalik dengan pelayanan yang diberikan kepada pasien umum.

 Seorang korban luka akibat gempa di Pesisir Selatan Sumbar sedang dirawat (Rus Akbar/Okezone)

Hal itu diutarakan oleh Chairul Badri salah satu keluarga pasien yang orang tuanya di rawat di kelas III ruangan Paviliun Penyakit Dalam B RSU A Yani. Dari pengakuannya, selama dua hari dirawat di rumah sakit plat merah ini, pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter di ruangan tidak dilakukan secara maksimal.

“Dokter hanya datang menanyakan apa keluhannya, tanpa sedikit pun melakukan tindakan medis ke orang tua saya. Tidak disentuh sama sekali. Bapak saya merasa tidak ada perawatan yang diberikan. Berbeda dengan saudara saya yang juga dirawat saat ini sebagai pasien umum di rumah sakit ini, perlakukan yang diberikan sangat maksimal bahkan cukup memuaskan,” bebernya.

Ia menambahkan, ia yang asli warga Metro dan tinggal di Gang Subur Kelurahan Hadimulyo Barat ini mengaku tidak mengenal dokter yang melakukan pemeriksaan kepada orang tuanya. “Saya tidak tahu dokter itu apa memang spesialis penyakit dalam apa hanya dokter umum. Karena puluhan tahun saya tinggal di Kota Metro belum pernah tahu dokter wanita yang digunakan jasanya oleh RSU A Yani untuk melakukan pemeriksaan kepada pasien di kelas III di ruang penyakit dalam ini. Apalagi ketika melihat pemeriksaan yang dilakukan hanya tanya,” jelas dia.

Termasuk, lanjut dia, pemeriksaan juga dilakukan tanpa ada kontak fisik dokter kepada pasien. Hanya mengatakan akan memberikan obat setelah mendengar keluhan pasien. “Apa yang dirasakan pak, nanti ya dikasih obat. Tanpa dia memainkan steteskop atau melakukan pijatan atau ketukan tangan di perut bapak saya. Bahkan waktunya pun sangat singkat sekali,” ujar Chairul.

Ia pun mengaku siap menebus obat diluar yang ditanggung BPJS jika memang orang tuanya bisa lekas sembuh. “Sudah jelas kami ingin keluarga kami cepat sembuh. Jika obat yang ditanggung BPJS tidak mengalami perubahan terhadap penyakit yang diderita tentunya menebus obat diluar BPJS pun kami siap. Asalkan untuk penyembuhan keluarga kami yang sakit,” tandasnya.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat, Dirut drg. Endang RSU A Yani mengaku siap menindaklanjuti keluhan terkait pelayanan tersebut. Ia meminta keluarga dapat memasukkan data lengkap pasien dan keluhan ke kotak saran yang sudah disediakan.

“Sudah ada kotak saran, tolong yamg jelas nama pasien, kapan dirawat, di ruang mana, apa yang menjadi keluhan. Dan saat ini siapa dokter yang menangani. Karena dokter spesialis penyakit dalam kami ada tiga. Mohon kerjasamanya yang baik untuk perbaikan pelayanan. Atau keluarga pasien bisa menghadap ke Wadir Pelayanan. Akan kami tindak lanjuti. Atau bisa ke ruang pengaduan letaknya didepan Poli Orthopedi,” tutupnya.(Dan/Radar)

%d blogger menyukai ini: