Sketsa News
Home Headlines, News Razia Lapas Gorontalo, Polisi Sita Ratusan Parang dan Tombak

Razia Lapas Gorontalo, Polisi Sita Ratusan Parang dan Tombak

irjen-boy-rafli-amar-nih3_20160603_150204

Sketsanews.com – ‎Mabes Polri sangat terkejut dengan hasil razia di Lapas Kelas IIA Gorontalo pascaperistiwa pengeroyokan dan penganiayaan pada Bripda Muhammad Kurniawan.

“‎Rabu kemarin kami lakukan razia bersama Kanwilkumham disana. Hasilnya mengejutkan ada gunting, pisau, parang, tombak, jarum pentul, sabu dan alat hisab, obat nyamuk hingga handphone,” ungkap Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar, Jumat (3/6/2016) di Mabes Polri.

Mantan Kapolda Gorontalo ini mengatakan kini hasil razia berupa 111 benda tumpul dan 348 benda tajam itu sudah diamankan ke Polda Gorontalo.

Atas temuan itu, penyidik Polda Gorontalo akan memeriksa sipir dan napi disana soal masuknya barang-barang berbahaya tersebut.

“Bagaimana bisa barang-barang berbahaya itu ada di dalam Lapas, napi dan sipir akan kami periksa. Soal senjata tajam bisa dikenakan Undang-undang Darurat,” ujarnya.

‎Untuk diketahui, kerusuhan dipicu kejadian penikaman penghuni lapas pada Selasa (31/5/2016) malam.‎

Dimana ada seorang napi yang menikam seorang polisi yang sedang mengawal tahanan untuk dimasukkan ke dalam lapas.

Polisi yang hendak menangkap napi itu justru diserang napi lain.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Agus Subandiyo pemicu kerusuhan pecah diawali dari 20 tahanan Kejaksaan Negeri Limboto masuk ke Lapas setelah menjalani sidang.

Harusnya sesuai prosedur mereka diantar petugas kejaksaan dan dikawal anggota polri. Tapi nyatanya para tahanan masuk lapas hanya dikawal polisi tanpa didampingi petugas Kejaksaan.

Ketika aparat masuk ke Lapas, dua diantaran polisi itu tidak sengaja bersenggolan dengan seorang narapidana bernama Edi Nurkamidi. Dia baru kembali dari mengambil obat di Poliklinik Lapas.

Lalu terjadi adu mulut dan polisi itu sempat menendang tahanan. Seketika itu juga polisi dikeroyok oleh warga binaan hingga terluka.

Anggota yang terluka diketahui bernama Bripda Muhammad Kurniawan. Korban mengalami luka tusuk yang cukup serius dan kini mendapatkan perawatan intensif.

Atas penganiayaan pada Bripda Muhammad Kurniawan, penyidik Polda Gorontalo telah menetapkan status tersangka pada napi bernama Edi ‎Kurmaidi yang kini ditahan di Polda Gorontalo. (fr/tribunnews)

%d blogger menyukai ini: