Sketsa News
Home Headlines, News Ahok: Mau Tangkap Saya? Elu Doa Aja Jungkir Balik

Ahok: Mau Tangkap Saya? Elu Doa Aja Jungkir Balik

ahok-_140701191410-391

Sketsanews.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menepis dituding menginstruksikan langsung pelarangan unjuk rasa bertema “Panggung Rakyat Tangkap Ahok” di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin.

 Menurutnya, tanpa ada instruksi langsung pun ada ketentuan yang mengatur tentang ketertiban unjuk rasa yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 228 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka.

“Itu ada Pergub yang mengatur bahwa kita setiap demo tidak boleh di tempat umum atau mengganggu ketertiban umum. Kan sudah disediakan tempat,” ujar Ahok usai meresmikan RPTRA di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (03/06/2016).

Tempat yang dimaksud Ahok adalah tiga lokasi yang sudah ditentukan dalam Pergub, yakni Parkir Timur Senayan, Alun-alun Demokrasi DPR/MPR RI, dan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

“Kalau kamu pasang satu band gitu di depan KPK bikin macet satu Jakarta dan Kuningan. Kalau mau nangkap saya kenapa sih bikin macet orang Jakarta. Elu doa aja jungkir balik, puasa 40 hari 40 malam,” ungkap Ahok.

Seperti diketahui aksi bertema “Panggung Rakyat Tangkap Ahok” yang digagas Aliansi Gerakan Selamatkan Jakarta akan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan beberapa musisi tanah air gagal dilaksanakan, kemarin.

Setidaknya ada beberapa kendaraan pendukung unjuk rasa yang ditahan pihak Kepolisian. Dimana salah satinya diketahui milik musisi Ahmad Dhani yang juga berniat untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur di Pilkada DKI tahun depan. (fr/rimanews)

%d blogger menyukai ini: