Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News PDIP Desak BIN Buru Pengembus Isu PKI Bangkit

PDIP Desak BIN Buru Pengembus Isu PKI Bangkit

Wakil Sekjen PDIP, Ahmad Basarah (Antara)
Wakil Sekjen PDIP, Ahmad Basarah (Antara)

Sketsanews.com – PDI Perjuangan meminta Badan Intelijen Negara (BIN) memburu para pihak yang telah mengembuskan isu bangkitnya komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI).

PDIP khawatir isu bangkitnya PKI hanya untuk menggolkan kepentingan politik kelompok tertentu.

Sebagaimana dilansir republika.co.idwakil Presiden Jusuf Kalla tak percaya dengan isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, menurut dia, komunisme sebagai ideologi bisa saja tumbuh jika kemiskinan dan ketidakadilan terjadi di mana-mana.

“Kalau meningkat unsur ketidakadilan dan kemiskinan, nah, itu bisa timbul segala macam kalau negara tidak maju dan tidak hadir,” ujarnya, di Istana Wakil Presiden, Jumat (3/6).

Jika keadaan tersebut terjadi di sebuah negara, sambung Wapres, bukan hanya komunisme saja yang bisa muncul, tetapi juga radikalisme dan terorisme. Dengan demikian, dia menyimpulkan, kemiskinan dan ketidakadilan dapat memicu tumbuhnya komunsime dan radikalisme.

“Negara dalam hal ini badan intelijen dan institusi intelijen lain untuk sungguh-sungguh mencari tahu sumber dan siapa yang memunculkan (isu bangkitnya PKI),” ujar Wakil Sekjen DPP PDIP, Ahmad Basarah, di sela mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang berziarah ke Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (3/6/2016).

PDIP sendiri, kata Basarah, tidak berpangku tangan. Saat ini, partai berlambang banteng moncong putih itu juga tengah meneliti latar belakang dan sumber munculnya isu PKI bangkit. Apakah itu benar atau hanya manuver politik belaka. Sebab, semua hal yang mengancam dasar negara Pancasila, lanjut Basarah, menjadi konsen perlawanan PDIP.

“Sebab kita sudah lama konsen terhadap hal-hal yang menyangkut ancaman dasar negara Pancasila,” terangnya.

Basarah berpandangan ideologi komunisme sudah bangkrut. Komunis ortodok yang mengusung sistem kelas pekerja, mempertentangkan kelas pekerja, dan menihilkan nilai ketuhanan, menurut dia, sudah tidak relevan dalam perkembangan global.

Ia mengaku, pernah bertandang ke China dan melihat masyarakatnya cukup religus. Kehidupan masyarakat Islam dan agama lain di sana bisa berjalan baik. Di sisi lain, Pancasila terbukti lebih baik dari ideologi manapun.

Pancasila lebih unggul dari manifesto komunis maupun declaration of independent milik bangsa Amerika. “Pancasila memiliki sila kelima keadilan sosial yang tidak dimiliki yang lainya,” terangnya.

 

Bz

%d blogger menyukai ini: