Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Pengamat: BG Paling Berpotensi Jadi Kapolri

Pengamat: BG Paling Berpotensi Jadi Kapolri

bud

Sketsanews.com – Wacana soal perpanjangan masa jabatan Badrodin Haiti sebagai Kapolri terus bergulir jelang masa pensiun jenderal bintang empat itu pada akhir Juli 2016 mendatang.

Bila masa jabatan Badrodin tidak diperpanjang, maka ada sejumlah nama jenderal bintang tiga yang siap menggantikannya sebagai orang nomor satu di institusi Kepolisian.

Pengamat politik Boni Hargens menilai Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan berpeluang besar untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun.

“Ada lima jenderal bintang tiga yang kansnya besar untuk menjadi Kapolri. Di rangking pertama ada Wakapolri Komjen Budi Gunawan,” kata Boni Hargens dalam diskusi bertajuk Menjaga Profesionalitas Memilih Kapolri yang Pas dan Terpercaya, di Jakarta, Jumat.

Selain itu ada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso, Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Tito Karnavian dan Kepala Lemdikpol Komjen Pol Syafruddin yang juga berpotensi menduduki jabatan kapolri.

Budi Gunawan, menurutnya adalah calon yang paling diunggulkan karena Budi Gunawan memiliki pengalaman yang lebih matang.

“Kalau dia (Budi Gunawan) diangkat, tentu lebih mudah dalam menata Kepolisian dan penegakkan hukum karena dia sudah terbiasa bekerja dengan Kapolri sebelumnya,” katanya.

Di luar nama kelima jenderal tersebut, kata Boni, kemungkinannya kecil untuk terpilih sebagai Kapolri.

Kendati demikian, pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo, termasuk soal isu perpanjangan masa jabatan Kapolri Badrodin.

“Semua jenderal bintang tiga pasti memenuhi syarat untuk menjadi Kapolri, dari aspek profesionalitas, jenjang karir, semua terukur. Tapi kembali ke Presiden (Joko Widodo) mengenai siapa yang dipilihnya. Itu hak prerogatifnya,” katanya.

Menurut Boni, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon Kapolri diantaranya loyal kepada Pancasila dan UUD 1945, harus memahami semangat Trisakti dan Nawacita, harus loyal kepada Presiden RI, serta harus memiliki semangat revolusi mental karena figur Kapolri merupakan bagian dari keutuhan negara dan bangsa.

“Dia (Kapolri) juga harus satu jiwa dengan pemerintah,” katanya.

Sebagaimana dikutip inilah.com, ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo menilai Wakapolri Komjen Budi Gunawan mampu menggantikan Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kapolri karena ingin memasuki masa pensiun pada bulan Juli 2016 nanti.

bg

“Diluar isu soal perpanjangan, jika kelak ada pergantian ya yang memenuhi kriteria dari sisi kapabilitas adalah BG (Budi Gunawan),” kata politisi Partai Golkar ini kepada INILAHCOM, Jumat (3/6/2016).

Karena, institusi Polri masih memiliki banyak generasi yang cemerlang untuk mengisi jabatan yang bakal ditinggalkan oleh Badrodin nanti. Diantaranya Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Irwasum Polri Komjen Dwi Priyatno, Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayuseno.

Selain itu, Kalemdikpol Komjen Sjafrudin, Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas), Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian dan Sestama Lemhanas Komjen Suhardi Alius. Mereka disebut bintang tiga yang bisa menjabat sebagai Kapolri.

Bz

%d blogger menyukai ini: