Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Kabareskrim Pastikan Kasus-kasus “Warisan” Tak Akan Jalan di Tempat

Kabareskrim Pastikan Kasus-kasus “Warisan” Tak Akan Jalan di Tempat

Sketsanews.com – Sebelum meletakkan jabatannya, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol (purn) Anang Iskandar berpesan pada penerusnya untuk fokus pada kasus-kasus yang belum selesai dia ditangani.

081736820160531-080417780x390
Kepala Bareskrim Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto memastikan amanah itu akan dia jalankan dan tak ada satu kasus pun terlewatkan.

“Semua perkara itu pasti jalan, tidak ada yang berhenti. (Kalaupun berhenti), berhentinya karena aturan,” ujar Ari saat ditemui di ruangannya, Selasa (7/6/2016).

Itu termasuk kasus-kasus yang mangkrak sejak penyidikannya dimulai pada masa kepemimpinan Komjen Pol Budi Waseso seperti kasus kondensat.
Menurut Ari, sulit menentukan target waktu menyelesaikan pekerjaan itu karena banyaknya tunggakan kasus. Terlebih lagi kasus-kasus yang melibatkan lembaga atau instansi lain.

“Kalau terkait instansi lain, perlu ada koordinasi supaya apa yang kami harapkan bisa sampai,” kata Ari. Dia menambahkan bahwa target kami secepat-cepatnya karena bakal datang pekerjaan baru.

Lain Anang, lain pula Ari. Tak seperti Anang yang mengkotakkan sejumlah kasus menonjol, Ari enggan membedakan penanganan kasus-kasus tersebut.

Meski begitu, ia tetap membuat skala prioritas penanganan kasus tertentu. Salah satunya kasus kondensat yang sudah lama ditangani Bareskrim Polri, namun belum juga dilimpahkan ke pengadilan.

“Itu sudah koreksi dari kejaksaan, sudah kami kembalikan. Masih kami tunggu lagi,” kata lulusan Akademi Polisi tahun 1985 itu.

Anang Iskandar sebelumnya meminta Ari untuk menuntaskan tunggakan kasus lama yang menonjol. Kasus itu antara lain kasus PT Pelindo II dan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

“Pelindo juga belum selesai, Gafatar juga yang tersangkanya baru ditahan. Ini yang harus diselesaikan pak Ari Dono,” ujar Anang.

Penyidikan kasus PT Pelindo II bahkan dilakukan sejak kepeimpinan Komjen Pol Budi Waseso, yang kemudian digantikan oleh Anang.

Sementara kasus Gafatar mulai disidik sejak Anang baru mengawali karirnya sebagai Kabareskrim delapan bulan lalu.

//twitter.com/NewsIndexing/status/740404983292628992

 

(bz)

%d blogger menyukai ini: