Sketsa News
Home Berita Terkini, News Pengusaha Sambut Baik Rute Baru Panjang-Tanjung Priok

Pengusaha Sambut Baik Rute Baru Panjang-Tanjung Priok

Sketsanews.com – Kalangan pengusaha menyambut baik rencana pengoperasian rute baru kapal roro dari Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung menuju Tanjung Priok, Jakarta.

aktivitas-bongkar-barang-di-pelabuhan-panjang

Dengan adanya rute baru penyeberangan kapal tersebut, pengusaha dapat melakukan penghematan, baik dari segi biaya maupun waktu.

Sebagai perbandingan, jarak dari Panjang, Bandar Lampung menuju Bakauheni, Lampung Selatan mencapai 58 kilometer. Untuk mencapainya, biasanya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam hingga 2 jam. Dengan adanya rute baru yang dibuka oleh PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) ini, tentu saja ada penghematan biaya bahan bakar dan waktu.

Wakil Ketua Bidang UKM dan BMT Kamar Dagang Industri (Kadin) Lampung Yuria Putra Tubarad mengatakan, dibuka rute baru tersebut perlu diapresiasi. Sebab, rute yang akan dioperasikan mulai 22 Juni mendatang itu dapat menghemat biaya dan waktu.

“Yang pasti, lebih hemat ya, baik dari segi biaya maupun waktu. Karena yang namanya pengusaha itu kan selalu berpacu dengan waktu. Kalau ada yang menawarkan jasa dengan waktu lebih cepat, kenapa tidak,” ujar Yuria, kemarin.

“Tapi, yang juga harus diperhatikan adalah keamanan. Kalau keamanan dijamin, saya yakin banyak yang tertarik untuk menggunakan jasa penyeberangan Panjang-Tanjung Priok,” tutur pengusaha di bidang kelistrikan ini.

Kendati demikian, Yuria berharap PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku pihak pengelola dapat menyosialisasikan rute baru ini kepada masyarakat luas.

“Khususnya kepada pengusaha dan masyarakat yang hendak menggunakan jasa penyeberangan. Kalau nggak ada sosialisasi, ya nanti nggak banyak yang tahu,” lanjut mantan politisi Partai Golkar itu.

Hal sama diungkapkan Syamsul Huda. Pengusaha konstruksi ini menilai rute baru kapal penyeberangan Panjang-Tanjung Priok bisa menjadi solusi bagi perusahaan yang kerap menggunakan jasa kapal untuk pengiriman barang.

“Saya rasa itu bagus ya. Kita sebagai pengusaha bisa menghemat biaya dan waktu. Lebih cepat tentu jelas lebih baik,” ujar pria beranak tiga ini.(Dan/Tribunlampung)

%d blogger menyukai ini: