Sketsa News
Home Berita Terkini, News 1800 Ton Daging Asal Australia Siap Diedarkan

1800 Ton Daging Asal Australia Siap Diedarkan

Sketsanews.com – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga kestabilan harga barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan hari raya Lebaran. Ada empat barang kebutuhan pokok yang menjadi focus utama yakni beras, gula pasir, bawang merah dan daging sapi.

29daging

“Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan pangan khususnya komoditas yang harganya sedang bergejolak, yakni beras, daging sapi, bawang merah dan gula menjelang bulan Puasa dan Lebaran tahun 2016. Upaya dalam memenuhi pasokan komoditas tersebut akan dimobilisasi dari hasil produksi dalam negeri dan melalui impor untuk menekan harga di pasar”, kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai Rapat Koordinasi menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/5).

Rakor dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Mendag Thomas Limbong, Menteri Negara BUMN Rini Soemarno, pejabat eselon I dari Kementerian terkait, Aster KASAD, Kepala BMKG, Kepala BPS, Dirut Perum Bulog serta Dirut PTPN X.

Dalam Rakor tersebut disepakati menetapkan target harga untuk empat komoditas strategis tersebut, yakni, Bawang merah ditingkat petani Rp 15.000/ kg (konde kering) dan di tingkat konsumen Rp 25.500/ kg. Beras medium harga ditingkat petani (HPP) Rp 7.300 / kg; dan di tingkat konsumen Rp 9.500/kg. Gula Pasir ditingkat petani (HPP) Rp 9.100/ kg dan ditingkat konsumen Rp 12.500 /kg. Sementara Daging Sapi ditargetkan Rp 80.000 ditingkat konsumen.

Khusus untuk daging sapi, pemerintah menjamin kecukupan stok daging sapi baik menjelang Ramadhan dan Lebaran. Untuk menurunkan harga daging yang saat ini masih bertengger di Rp 130 ribu per kilo, pemerintah mengaku telah siap mengedarkan sebanyak 1800 ton daging sapi asal Australia.

“Daging sapi asal Australia 1800 ton sudah sampai, sudah dipackage dan siap diedarkan”, kata Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Mentan Amran menegaskan, pemerintah ingin merubah striktur pasar baru, lebih pendek, dimana pemerintah hadir, tapi juga tetap menguntungkan petani. Melalui Bulog pemerintah menjamin akan menampung produksi yang ada terutama saat panen raya yang menyebabkan harga anjlok.

“Semua komoditas strategis, pemerintah akan turun tangan langsung. Dijamin harga terendahnya. Bulog akan menampung. khusus untuk bawang merah, hari ini harga bawang sudah turun. Bawang sudah turun !!”, tegasnya. (Bud/Pur)

%d blogger menyukai ini: