Sketsa News
Home Berita Terkini, News Terkuak, Fakta Lain Sebelum Meninggalnya mahasisiwi UMI, Rezky Evieniar

Terkuak, Fakta Lain Sebelum Meninggalnya mahasisiwi UMI, Rezky Evieniar

Sketsanews.com – Seorang warga Tombolo menjadi saksi aktivitas pendidikan dasar (Diksar) Tim Bantuan Medis Universitas Muslim Indonesia (TBM UMI).

Puang Baddu kepada FAJAR di lokasi kejadian menuturkan, dirinya memang menyaksikan langsung kegiatan Diksar tak jauh dari rumahnya yang berlangsung akhir pekan lalu. Ia bahkan sempat memperlihatkan lokasi tempat para calon Tim Bantuan Medis (TBM) UMI di Sungai Biring Panting, Dusun Simbang, Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa.

 

Mahasiswi Peserta Diksar TBM UMI di guling-guling dan direndam ke Sungai

Rezky-Evienia-Syamsul-mahasiswi-UMI-MAKASSAR-2Di sungai tersebut peserta TBM itu direndam oleh panitia. Dia mengantar kami ke sebuah tanah lapang penuh rumput kering. Di sinilah dia melihat Rezky dan teman-temannya diguling hingga ke pinggir sungai, lalu masuk ke sungai dan direndam di air yang mengalir di antara bebatuan besar.

“Kucini’i ri pagguling-guling anak-anak. Nampa ripanaung ri kalorokia (Makassar: Saya melihat anak-anak diguling, lalu diturunkan ke sungai),” ujar seorang warga, Baddu yang ditemui Fajaronline.com di lokasi kejadian, Rabu sore, 8 Juni.

Tidak terbiasa dengan latihan seperti itu, Rezky Evienia Syamsul diduga muntah-muntah hingga tak sadarkan diri. Diksar berada tepat di sekitar Sungai Biring Panting. Sungai ini menjadi pembatas antara Dusun Simbang, Desa Ere Lembang dengan Dusun Bangke Batu, Desa Pao.

Dari situ, Rezky langsung dibawa ke Puskesmas Malino, kemudian dirujuk ke RSI Faisal, dan selanjutnya ke RS Wahidin Sudirohusodo.

Prof dr Mansyur Arif PhD SpPK (K)  : Penyebab Kematian Rezky Evienia Syamsul karena mengalami kematian batang otak

Rezky-Evienia-Syamsul-mahasiswi-UMI-MAKASSARDirektur Medik dan Pelayanan RS Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Prof dr Mansyur Arif PhD SpPK (K) memastikan Rezky mengalami kematian batang otak. “Tetapi, jangan salah paham. Kematian batang otak banyak penyebabnya, bukan hanya karena terbentur atau kena pukulan,” katanya.

Percakapan di Group LINE di ponsel satu rekan Rezky diduga ingin menutupi kematiannya

Selain menemukan kulit pada tubuh korban yang mengkriput diduga akibat direndam berjam-jam, mereka juga menemukan percakapan rekan-rekan korban di salah satu Group LINE.

Percakapan pada Group Line ini hanya beranggotakan mahasiswi Fakultas Kedokteran UMI dan Tim Bantuan Medis. Mereka menemukan isi percakapan itu setelah melihat langsung di ponsel satu rekan Rezky Evienia Syamsul atau Eki di rumah sakit.

Berikut isi percakapan tersebut. Nama anggota sengaja dirahasiakan dengan inisial, Sebagaimana Dilansir Fajaronline (JawaPos Group).

Rezky-Evienia-Syamsul-mahasiswi-UMI-MAKASSAR-3-percakapan-di-line-capa-capa-xviiAPA: iyo tp janko sm ditau temanta diluar ini grup

GR: Atau bagus lagi kalau ke rski

APA: Paling fatal itu dirs

RM: Jgn d rs

APA: Sy td malam dirs sama bapaknya eki bateku dijanjangi

APA: Kayak neliat ancamanka

AMR: Iye kak ayo mi

APA: Kalo kodengar cara bicaranya bapaknya eki kodong deh mauko berenti jd anak tbm

AH: Adek2 215 mohon skali jgn ada yg bicara apa2 tntang smua yg ada d internalnya kita nahh.. Jgn blg ke siapapun..:)

APA: Biar sahabatmu mamamu bapakmu jgn ceritakan IM: Iye kak

APA: Blg sj nda tau

APA: Blg saja kau ditenda tidur

IM: Iyeeeee pasti itu kak

C: Iyaa jangan ada cerita bilang di kasi beginika cukup kita sj yg tau nah dek

AH: Blajar jdi dkter yg merahasiakan privasi pasien

FFS: iye kak

C: Tolong doakan kak eki di setiap sujudta dek karna doaji yg bisa tolong kak eki saat ini semangat saudarakuu

B: iye kak

FFS: iye kak. selalu di doakan kak tmnku sj ad yg blg kak itu k eky di antr sm pembantu bru di biarkan -” ckck

C: Kasi tau temanmu jaga jaga bicaramu nah, suruh doakan kak eki dr pada buat dosaa M” iye kak

BAR: iya kak

APA: untuk meivy nnt sy jelaskan knp temanmu blg begitu A

PA: ada alasannya temanmu blg begitu. (*/fajaronline)

Lihat berita sebelumnya :
7 Fakta Kematian Rezky Evienia, di Pengkaderan Berujung Maut UMI

Polda Sulselbar mulai periksa empat saksi

Polda Sulselbar mulai periksa empat saksi kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswi kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rezky Evienia Syamsul, Kamis 9 Juni. Seorang di antaranya, Asriadi, keluarga korban yang sebelumnya melaporkan kasus yang dialami Rezky ke Polda.

“Kami sudah periksa empat saksi, satu di antarnya pelapor, Asriadi,” kata Direskrimum Polda Sulselbar, Kombes Pol Erwin Zatma. Kamis 9 Juni 2016 dikutip dari FajarOnline.

Walau tidak menyebutkan secara rinci tiga saksi lainnya, namun Erwin memastikan pemeriksaan terhadap saksi lain, seperti panitia kegiatan tim bantuan medis (TBM) Fakultas Kedokteran (FK) UMI akan dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan dan kesaksian. “Yang jelasnya kami akan memanggil saksi seperti panitia FK UMI yang menyelenggarakan kegiatan dalam waktu dekat ini,” katanya.

(in)

%d blogger menyukai ini: