Sketsa News
Home Berita Terkini, News Rp 5 Miliar untuk Biayai Rumah Murah

Rp 5 Miliar untuk Biayai Rumah Murah

Sketsanews.com – Bank SumselBabel (BSB) melalui unit syariah menggarap kredit pasar rumah murah atau FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan). Itu diwujudkan dengan Momerandum of Understanding (MoU) antara BPD ini dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
82d6b48d7f880a73fa1e572893724fc0_XL
Direktur Operasional BSB, Martolihan mengatakan, BSB Syariah menjadi BUMD ketiga secara nasional menggarap sektor ini. “Tahap awal dana yang kami siapkan Rp5 miliar,” katanya usai MoU di BSB Jakabaring.
Martolihan menerangkan, dana ini digunakan untuk membiayai rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan di bawah Rp4 juta per bulan. Dengan bunga kredit 5 persen flat, bebas PPN, asuransi, bantuan DP dari subsidi pemerintah Rp4 juta, dan lainnya. “Dari Rp5 miliar itu, Rp3 miliar untuk Bangka Belitung, dan Rp2 miliar untuk Sumsel,” jelasnya.
Pihaknya berharap sektor ini bisa terserap maksimal sampai akhir tahun. “Kami baru mulai semester dua. Kami harap respons masyarakat bagus,” ungkapnya. Untuk BSB konvensional, kredit FLPP sudah jalan, di mana tahun ini dianggarkan Rp30 miliar.
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Kemen PU PERA, Budi Hartono menjelaskan, serapan anggaran pemerintah dalam program Sejuta Rumah Sumsel yang tertinggi di Sumatera dan menduduki ranking 6 secara nasional. Ini artinya, kebutuhan masyarakat Sumsel akan rumah terbilang tinggi. “Kontribusi Sumsel secara nasional sekitar 5 persen sejak program ini bergulir atau sekitar 20 ribu unit rumah,” paparnya.
Budi menerangkan, untuk alokasi dana subsidi, disiapkan pemerintah guna mendukung target pembangunan sejuta rumah Rp9,2 triliun. “Jika dana ini habis terserap, pemerintah siapkan juga dana subsidi selisih bunga dengan anggran Rp2 triliun yang diperhitungkan bisa membangun 380 ribu unit rumah,” beber Budi. (Dan/Sumeks)
%d blogger menyukai ini: