Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Politisi PDIP Sebut Ahok Lagi Galau

Politisi PDIP Sebut Ahok Lagi Galau

Sketsanews.com – Politis PDIP, Darmanto Durianto ingatkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk tidak terlalu jumawa menjelang pemilihan gubernur DKI 2017 mendatang.

Ahok menurutnya jangan dulu sombong akan diusung oleh partai politik dalam perebutan kursi DKI 1.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berikan sambutan acara peresmian Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tahap II di Jl. Pasir, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2016).
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berikan sambutan acara peresmian Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tahap II di Jl. Pasir, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2016).

“Jumawa atau sombong itu dekat dengan kehancuran. Agama manapun mengajarkan soal rendah hati dan tidak sombong. Prestasinya baik pun kalau jumawa kebanyakan rakyat bakal ninggalin,”ujar Darmadi di Jakarta, Senin (13/6/2016).

Ia mengatakan Ahok yang akan kembali bertarung dalam pemilihan gubernur juga jangan terlalu percaya diri akan diusung PDIP.

Selama ini Ahok hanya mengklaim dekat dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.‎ Padahal menurutnya yang dekat dengan Megawati adalah anak biologis dan ideologis.

“Engga usah jumawa, ibu Mega atau PDIP tertarik dengan Ahok. Kita mau milih yang komit dengan ideologi partai, ikuti prosedur partai dan mau membela rakyat kecil,”katanya.

Menurut anggota DPR RI komisi VI tersebut, partainya sudah berpengalaman dalam menghadapi pemilihan kepala daerah.

Termasuk dalam menyiapkan calon yang akan diusung. Menurutnya, sejauh ini PDIP tidak bersikukuh mengusung Ahok pada pesta demokrasi Jakarta mendatang.

‎”PDIP tidak pernah mengharapkan Ahok untuk kita usung di Pilgub Jakarta besok. Kita punya banyak stok. Ahok-Djarot belum ada dibahas di internal,”kata Darmadi

Menurut anggota dewan Dapil Jakarta tersebut, dari hasil survei terakhir tingkat keterpilihan Ahok kian hari cenderung menurun.

Kondisi tersebut membuat peluang diusung partanya sangat kecil, meskipun Ahok sangat menginginkannya.

“Dapil saya kan Jakarta. Warga yang milih saya banyak yang tidak mau pilih Ahok. Elektabilitas Ahok terus turun,”kata Darmadi

Pernyataan terkahir yang dilontarkan Ahok terkait Pilgub DKI menyiratkan jika Mantan Bupati Belitung Timur itu sedang bingung.

Ia masih bimbang antara akan maju melalui jalur independen atau melalui partai yang mekanismenya tidak bisa dicampur aduk.

“Ahok ini galau. Kalau dia diusung partai ya dia harus ikuti prosedur partai. Kalau independen ya silahkan lewat teman Ahok. Tidak bisa dicampur. Pilih salah satu, jangan galau,”pungkasnya. (An/ Tribunnews)

%d blogger menyukai ini: