Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Para Senator di Bawah Tekanan untuk Merancang Pelarangan Senjata

Para Senator di Bawah Tekanan untuk Merancang Pelarangan Senjata

A gun rights supporter openly carries two pistols strapped to his leg during a rally in support of the Michigan Open Carry gun law in Romulus, Michigan April 27, 2014. REUTERS/Rebecca Cook
A gun rights supporter openly carries two pistols strapped to his leg during a rally in support of the Michigan Open Carry gun law in Romulus, Michigan April 27, 2014. REUTERS/Rebecca Cook

Sketsanews.com – Langkah-langkah gencatan senjata-elektronik telah gagal menyelesaikan Kongres pada waktu yang lalu, pembantaian, ditambah dengan tekanan publik dan saran oleh Donald Triump dari calon Presiden Partai Republik yang dia bisa bekerja dengan para pelobi hak-hak asasi senjata untuk membawa perubahan yang mana bisa mengubah gambar.

Orang-orang dari partai republik selama bertahun-tahun telah memblokade langkah-langkah gencatan senjata mengatakan bahwa mereka membiarkan hak-hak orang Amerika untuk melucuti senjata karena dijamin konstitusi Amerika Serikat. Selama seminggu Senat debat. Orang-orang partai Demokrat biasanya mengajukan kritik langkah-langkah partai Republik karena tidak efektif.

Orang-orang dari partai Republik dan Demokrat telah menawarkan empat proposal yang berbeda untuk mengembangkan pemeriksaan para pembeli senjata dan penjualan senjata kepada orang-orang yang masuk daftar teroris. Tetapi mereka kelihatannya gagal karena partai politik dan sebuah persyaratan beberapa proposal yang mengumpulkan 60 dari 100 suara dalam Senator Amerika Serikat.

Susan Collin dari Partai Republik memulai usaha baru, mempertimbangkan apakah mengijinkan senjata-senjata dibeli oleh orang-orang yang namanya terpampang pada daftar teroris yang tercatat oleh FBI, tetapi bukan orang-orang yang namanya muncul pada daftar yang lebih sempit, termasuk daftar yang mana kawanan orang dari papan kaca.

Isu pembatasan senjata telah memecah belah dan bukan merupakan larangan utama yang telah hilang sejak tahun 1994, ketika konggres memaksa sebuah kelompok pada serangan senjata semi otomatis. Itu berakhir setelah 10 tahun.

Amerika Ingin Pemilihan Terbatas

Sekitar 71 persen orang-orang Amerika termasuk 8 diluar yang 10 orang partai Demokrat dan hampir 6 diluar 10 orang partai Republik, senang pada aturan dan larangan yang sedikit moderat pada senjata, menurut sebuah pemilihan yang dilakukan dari Senin sampai Selasa. Itu mencapai diatas 60 persen pada akhir 2013 dan 2014.

Kedua baik serangan orang bersenjata di Orlando dan pasangan yang melakukan tembakan massal pada bulan Desember yang menewaskan 14 orang di San Binardino, California, yang mana terinspirasi oleh kelompok militan Islam luar.

Kelihatannya usulan Collin akan ditawarkan pada partai Republik yang memimpin senat minggu depan, menyiapkan empat proposal pelarangan senjata yang lain yang mana gagal untuk dilalaui pada hari Senin. Pejabat Collin menolak menyiapkan undang-undang dimana dia sedang bekerja dengan Senator Jeff Flake dari Arizona dan Kelly Ayotte dari New Hampshire

Seorang ajudan senior partai Demokrat mengatakan bahwa orang-orang partai Demokrat mempunyai perhatian bahwa rekening Collin, orang-orang secara kredibel terbukti terlibat aksi terorisme tidak akan terlindungi oleh kelompok bersenjata.

Collin mengatakan para reorter pada hari Selasa itu tanpa memperhitungkan ke mungkinan orang-orang yang tercantum pada daftar terorisme dari penjualan senjata-senjata yang mengandung resiko karena pengaruh orang telah masuk pada daftar tanpa sebab.

Para penguasa Amerika Serikat mempertahankan beberapa daftar – FBI menjaga tiga dan pejabat Direktur Intelijen Nasional menjalankan satu database. Orang-orang yang ditempatkan seperti pada daftar berdasarkan pada tingkat ancaman.

“Apa yang sedang kita coba lakukan adalah bukan menolak hak-hak konstitusi pada sebuah kelompok individu yang luas”, yang mana mereka sendiri yang menemukan pada daftar meskipun fakta mungkin bukan bukti berpotensi kriminal yang kredibel”, kata Collin.

Demokrat Mencari Jawaban

Sedikitnya seorang senat partai demokrat, Heidi Heitkamp dari Dakota Utara telah terlibat dalam percakapan, demikian kata juru bicaranya.
“Saya pikir Collin secara diam-diam berjanji menemukan cara untuk mengerjakan ini di luar,” kata Chris Murphy, seorang senat Amerika Serikat yang bersama teman demokrat. Murphy berkata bahwa ini terlalu dini untuk mengatakan apakah partai Demokrat akan memperoleh tempat dengan pendekatannya.

Seorang ajudan senat partai republic yang minta untuk tidak disebutkan mengatakan tagihan Collin akan membantu dalam mempertahankan teroris mendapatkan senjata-senjata dan mengendalikan perlindungan karena proses yang mana seharusnya ditolak hak-hak mereka membeli senjata.

Pendukung kebebasan sipil telah lama mencela daftar karena penuh dengan kekerasan hak-hak yang dilndungi oleh kontitusi AS. Direktur FBI James Comey telah menolak menggunakan daftar monitor untuk memblok pembelian senjata yang bisa membahayakan investigasi karena para tersangka akan mengetahui mereka yang diinvestigasi.

Sumber: reuters.com
Alih Bahasa: Dani

%d blogger menyukai ini: