Sketsa News
Home Berita Terkini, News BNI Siapkan Uang Tunai Hingga Rp 1 Miliar

BNI Siapkan Uang Tunai Hingga Rp 1 Miliar

Sketsanews.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) telah melakukan sejumlah persiapan baik untuk momen ramadan ini hingga jelang lebaran mendatang. Dimana pihaknya menyiapkan uang tunai sebesar Rp 1 Triliun.

ilustrasi-duit-mata-uang-rupiah-uang-kertas-rupiah_20150525_115005

Perihal kesiapan BNI tersebut, diutarakan CEO BNI Kanwil Palembang, Ryanto Wisnuardhy. “Beberapa waktu lalu, kita sudah berkoordinasi dengan pihak Bank Indonesia, bahwa tahun ini kesiapan BNI untuk uang tunai pada momen ramadan dan lebaran adalah Rp 1 Triliun. Kita berharap angka tersebut dapat mengcover kebutuhan uang masyarakat” jelasnya, Rabu (22/6).

Selain itu, lanjut Ryanto pihaknya juga menyediakan 10 titik ATM khusus pecahan uang kecil Rp 20 ribu yang tersebar di sejumlah sudut Kota Palembang.

“Uang tunai untuk ATM sendiri sekitar Rp 600 miliar untuk kebutuhan lebaran ini. Sejauh ini melihat transaksi di ATM juga mengalami peningkatan,” katanya.

Hal tersebut tercermin dari gambaran dimana satu ATM itu biasanya membutuhkan waktu pengisian ulang kembali sekitar satu minggu tapi saat ini dalam waktu dua hari kas di ATM sudah harus diisi kembali.

“ Dalam hal ini tentunya kami juga berkoordiansi dengan Bank Indonesia untuk memberikan support penuh penyediaan uang cash kepada masyarakat,” ujarnya.

“tak hanya itu, di jalur mudik pun kita sudah siapkan BNI layanan Gerak (BLG). Ada tiga titik BLG, BNI akan tetap berikan pelayanan terbaik selama libur lebaran nanti,” tambah Ryanto.

Disisi lain, BNI juga menilai pasar pembiayaan/kredit di Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Hal ini seiring dengan geliatnya sejumlah pembangunan infrastruktur terutama menjelang even intenasional Asian Games 2018.

Hal tersebut diutarakan, Direktur Bisnis Banking BNI, Putrama Wahyu Setiawan usai Acara Himbara di Hotel Aryaduta beberapa waktu lalu.

“hingga kini kontribusi kredit di wilayah Palembang saat ini berada di angka sekitar Rp 8,1 triliun termasuk didalamnya konstruksi, manufaktur, perdagangan dan KUR. Dari jumlah tersebut sekitar Rp 5,6 triliun di sector bisnis banking, lalu Rp 2,4 triliun pada consumer,” tuturnya

“ Dari jumlah tersebut dapat menunjukan bahwa Sumsel merupakan suatu pusat pertumbuhan ekonomi di tanah air,” katanya.(Dan/Sriwijayapost)

%d blogger menyukai ini: