Sketsa News
Home Berita Terkini, News Jadi Target Teroris, Tito Sering Pindah Rumah dan Ungsikan Anak Ke Singapura

Jadi Target Teroris, Tito Sering Pindah Rumah dan Ungsikan Anak Ke Singapura

Skesanews.com – Ada rahasia menggelitik dibalik alasan semua anak Komjen Tito Karnavian sekolah di Singapura. Salah satunya adalah dia termasuk daftar target serangan oleh teroris bersama dengan para perwira Polri yang lain pada medio 2010. Perwira yang dimaksud adalah Tito Karnavian, Ansyad Mbai, Gorries Mere, dan Petrus Golose.

wawancara-dpr-tito-karnavian-isteri_fotovia_jawapos-1

Cerita tersebut didapat dari wawancara anggota Komisi III DPR yang berkunjung ke rumah dinasnya, Rabu (22/6/2016) terkait proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) jabatan Kapolri yang diusung oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan itu Tito juga menyampaikan cara mengamankan keluarganya. “Saya bisa bergerak ke sana ke mari, tapi istri dan anak saya? Maka anak saya di Singapura,” katanya.

“Banyak sekali pertimbangan saya mengapa ke Singapura. Kualitas pendidikan dan pengamanan,” kata Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT) tersebut.

“Saat itu saya masih santai tinggal di rumah tapi mulai serius saat muncul bom buku, juga bom buku ke kantor Kepala BNN. Saat itu saya Kadensus (Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror),” ujar Jenderal bintang tiga itu.

Tito lalu menceritakan pengamanan rumah dinas yang ditempatinya. Rumah dinas itu dinilai rawan karena berada di persimpangan jalan atau ‘letter T’.

“Ini belakang jalan, dilempar granat gampang. Semenjak itu cari safe house, pindah-pindah tempat. Prinsip kita, tidak boleh diketahui jaringan teror,” katanya.

Saat menjabat sebagai Kapolda Papua, Tito hanya bertemu anaknya selama dua kali, sehingga anaknya merasa seperti ditelantarkan.
“Tapi mereka sudah survive. Kalau saya keluar negeri sebagai BNPT, saya bisa transit Singapura. Kata anak perempuan saya, nggak ada bedanya. Papa jadi tahanan kota,” kata Tito, sebagaimana dikutip dari Wartakota.

 

Komjen Pol. Tito Karnavian dinilai “clear and clean”

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan, seluruh fraksi di DPR menerima pencalonan Tito dan siap meloloskannya sebagai Kapolri. Tito dinilai sebagai sosok yang bersih dan pantas dijadikan sebagai Kapolri.

“Mayoritas menerima. Saya prediksi besok fit and proper test akan berjalan mulus karena hampir seluruh fraksi sepakat mendukung pencalonan Tito sebagai Kapolri. Dengan pertimbangan tidak ada 1 pun pengaduan masyarakat yang menilai yang bersangkutan memiliki masalah berat. Kedua kita sudah meminta keterangan dari KPK dan PPATK, hasilnya bahwa yang bersangkutan clear and clean. Tidak ada lagi alasan untuk menolak pencalonan Tito. LHKPN tidak ada masalah. Kehidupan pribadi dan rumah tangganya baik. Golkar mendukung penuh usulan presiden pencalonan Tito,” jelas Bambang saat berbincang dengan detikcom, Rabu (22/6/2016) malam.

Berdasar agenda DPR RI, yang dilansir dari laman resmi dpr.go.id, disebutkan Fit and Proper Test Calon Kapolri, Kamis, 23 Juni 2016 · 10:00 Uji kelayakan dan kepatutan Calon Kapolri atas nama Komjen Pol. M. Tito Karnavian, MA.,PhD.

(in)

%d blogger menyukai ini: