Sketsa News
Home Berita Terkini, News Bayar TP Guru, Kemendikbud Ngutang!

Bayar TP Guru, Kemendikbud Ngutang!

Sketsanews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) jangan banyak berkelit. Hak guru tetap harus dibayar. Utamanya menyangkut pembayaran tunjangan profesi guru (TPG).

19539_17221_sip-guru-696x464-1-696x464

Ya. Untuk TP Guru Kemendikbud ternyata masih berutang pembayaran sebesar Rp 601 miliar. Utang itu untuk pembayaran satu bulan TPG kelompok guru swasta.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata menuturkan akan berupaya menutup hutang TPG itu tahun ini juga. ’’Supaya kami tidak punya tanggungan lagi,’’ jelasnya di gedung DPR Senayan Jum’at (24/6).

Pejabat yang akarab disapa pranata itu menjelaskan ada dua skenario untuk menutup hutang itu. Pertama adalah menggunakan tambahan anggaran di APBN Perubahan 2016 Kemendikbud. Di dalam APBNP itu, anggaran Kemendikbud yang sebelumnya dipotong Rp 6,5 triliun, dikembalikan lagi Rp 1 triliun.

Nah dari pengembalian anggaran Rp 1 triliun itu, sebesar Rp 546 miliar diantaranya digunakan untuk menutup hutang TPG. ’’Masih ada sisa hutang sekitar Rp 55,2 miliar, kita gunakan anggaran efisiensi di Ditjen GTK,’’ jelas Pranata. Dia optimis hutang pembayaran TPG itu bisa selesai dalam penyaluran tunjangan akhir Juni ini.

Menurut Pranata penganggaran untuk TPG sulit sekali pas 100 persen. Sebab dalam perjalanannya ada guru yang naik pangkat, sehingga butuh tambahan dana. Pasalnya besaran TPG mengikuti gaji pokok untuk guru PNS. Begitupun bagi guru swasta, mengikuti penyetaraan atau inpassing.

Anggota Komisi X Isma Yatun menuturkan sejatinya mereka mengusulkan penambahan anggaran Kemendikbud di APBNP 2016 mencapai Rp 3,5 triliun. ’’Tetapi setelah kami upayakan, dipenuhi penambahan Rp 1 triliun saja,’’ kata dia. Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan penambahan anggaran Rp 1 triliun itu diharapkan untuk urusan guru.

Isma Yatun menjelaskan tambahan anggaran Kemendikbud Rp 1 triliun itu terbagi untuk beberapa bidang. Untuk guru mencapai Rp 546 miliar, bidang pendidikan dasar dan menengah Rp 356 miliar, pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat (dikmas) Rp 50 miliar, serta dukungan manajemen rp 47 miliar.

Dengan penambahan anggaran Rp 1 triliun itu, pemangkasan anggaran Kemendikbud hanya Rp 5,5 triliun.(Dan/ Radarlampung)

%d blogger menyukai ini: