Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Opini 1.000.000 KTP, Ahok Gandeng Heru

1.000.000 KTP, Ahok Gandeng Heru

Sketsanews.com – Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, adalah sosok yang dipilih oleh Ahok untuk mendampinginya pada Pilkada DKI 2017, apabila terkumpul 1000 KTP untuk maju ke jalur independen.

hr

Hal tersebut dirilis oleh Temen Ahok di akun facebooknya.

“Mulai hari ini, dalam formulir dukungan teman Ahok akan tercantum nama Pak Heru Budi Hartono sebagai calon wakil untuk Basuki Tjahaja Purnama,” tulis status Facebook yang diunggah pada Senin, 7 Maret.

Hal senada diungkapkan oleh Ahok di Balai kota.“Saya suruh tunggu KTP terkumpul dulu. Kalo enggak kekumpul, saya enggak mau” kata ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (31/5).

Keputusan Ahok untuk menggandeng Heru bukanlah hal yang tanpa perhitungan. Banyak prestasi yang dimiliki oleh Heru dan kecocokan mereka dibeberapa bidang.

Berikut ini beberapa hal mengenai Heru Budi Hartono:

PNS sejati

Heru aktif dilembaga pemerintahan sejak 1993 hingga sekarang,

  • Staf Khusus Walikota Jakarta Utara (1993)
  • Staf Bagian Penyusunan Program Kota Jakarta Utara (1995)
  • Kasubag Pengendalian Pelaporan Kota Jakarta Utara (1999)
  • Kasubag Sarana dan Prasarana Kota Jakarta Utara (2002)
  • Kepala Bagian Umum Kota Jakarta Utara (2007)
  • Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Kota Jakarta Utara (2008)
  • Kepala Biro KDH dan KLN DKI Jakarta (2013)
  • Wali Kota Jakarta Utara (2014)
  • Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta (2015)

Siap untuk tidak korupsi

Heru bukanlah PNS yang sederhana. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi menyebutkan, total kekayaannya mencapai Rp7,3 milyar dan US$ 18.670. Tempo.co. Jadi tidak masalah bila nantinya dia tidak digaji dan siap untuk tidak korupsi.

Pernah dekat dengan Jokowi

Ketika Jokowi menjabat sebagai Gumernur DKI Jakarta, Heru menjabat sebagai Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta dan aktif mengurus keperluan Jokowi, dari blusukan bertemu warga hingga kegiatan yang resmi. Ditambah dengan pengalamannya yang pernah 15 tahun tinggal di Jerman dan Australia membuat dirinya menjadi andalan Gubernur Jokowi untuk bernegosiasi dengan inverstor asing yang akan kerjasama dengan DKI Jakarta. Dan hal ini juga yang diharapkan dapat mendukung program-program Ahok kedepannya.

Komisaris PT. Delta Djakarta (2014)

Seperti telah diketahui bahwa PT. Delta Djakarta sahamnya dimiliki Pemda DKI Jakarta 23,34%, jelas ini merupakan salah satu penyumbang pendapatan yang lumayan bagi DKI Jakarta. Dan kita ketahui bahwa Ahok sebagai orang yang setuju dengan penjualan minuman keras. Tentunya hal ini akan memuluskan hobinya. PT. Delta Djakarta Tbk sendiri memproduksi dan menjual bir pilsenur dan bir hitam dengan merek “Angker”, “Carlsberg”, “San Miguel”, “San Mig Light” dan “Kuda Putih” disamping produk lainnya non-alkohol bermerek “Sodaku”.

Pernah menjabat Wali Kota Jakarta Utara (13 Januari 2014)

Tak diragukan lagi ketika dia pernah menjadi Wali Kota berarti dia sudah teruji kemampuannya menjadi seorang pimpinan. Jadi ketika nanti menjadi Wakil Gubernur hanya perlu penyesuaia.

Komisaris di Bank DKI (18 Juni 2015)

Ketika Heru menjadi Wagub nantinya, dia akan lebih matang dalam menentukan kebijakan di Bank DKI. Karena dia tahu selama ini uang masuk dari mana saja dan keluar untuk apa saja.

Tidak bisa berpidato

Heru mengaku memiliki satu kekurangan yang dinilainya akan berpengaruh jika nantinya ia jadi maju. Kekurangan tersebut adalah ia tidak bisa pidato di hadapan banyak orang.

“Saya paling enggak bisa tuh cuap-cuap di depan banyak orang. Kalau debat publik sih masih bisa, orasi bisa. Tetapi, kalau cuap-cuap, ‘Bapak-bapak, Ibu-ibu, nanti saya akan gini-gini‘… Saya paling enggak bisa kayak gitu,”kata Heru di Balai Kota, Jum’at (4/3/2016).

Pernah melarang PNS naik mobil

Heru pernah menjadi buah bibir, ketika mengusulkan aturan larangan menggunakan kendaraan pribadi bagi Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada setiap Jum’at awal pekan. Aturan larangan bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dimaksudkan untuk mempopulerkan transportasi massal dan mengurangi kemacetan. Tentuknya kebijakan ini bisa mendapatkan posisi dihati warga DKI Jakarta (selain PNS). Apalagi jika aturan tersebut bisa ditingkatkan untuk setiap PNS dan setiap hari.

Punya hobi olahraga tembak

Heru pernah terlihat sangat akrab dengan Ahok saat sesi latihan menembak. Selepas bekerja, keduanya latihan menembak.

“Kita suka nembak bareng,”ujar HeruRappler.com Heru akan mundur dari PNS bila dia sudah resmi maju. “Iya saya masih PNS. Kalau resmi maju, harus mundur dari PNS,” kata Heru kepada detikcom, Senin (20/6/2016).

Beberapa hal diatas tentunya akan menguntungkan keduanya untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur Independen. Tinggal selangkah lagi, nunggu Teman Ahok mengumpulan 1 juta KTP.

(say)

%d blogger menyukai ini: