Sketsa News
Home News Kasihan, 700 Siswa SMK di Kademangan Blitar Tertipu Program Beasiswa Indonesia Pintar

Kasihan, 700 Siswa SMK di Kademangan Blitar Tertipu Program Beasiswa Indonesia Pintar

Skesanews.com –  Karyawan bank BRI tertawa ketika ratusan pelajar kelas 12 SMK Negeri 01 Kecamatan Kademangan, Blitar menunjukkan PIN seperti Program Indonesia Pintar (PIP) saat hendak mencairkan uang beasiswa perdananya Rp 500 ribu.

lokasi-smk-negeri-kademangan-blitarTernyata PIN yang dimaksud tidak terdaftar dan tidak ada yang bisa dipakai untuk mencairkan beasiswanya di bank BRI di Jl Ahmad Yani, Kota Blitar pada Selasa (28/6/2016).

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ngingat banyaknya siswa yang tertipu program beasiswa tersebut, petugas bertindak cepat, dengan mengajak para pelajar itu ke Polres Blitar Kota.

“Mereka itu kesal karena nomer PIN-nya tak berfungsi. Karena jumlah mereka cukup banyak,sehingga kami khawatir terjadi hal-hal yang diluar dugaan,” kata AKP Danang Yudanto, Kasat Reskrim Polres Blitar Kota saat mengumpulkan para korban di dekat musala polres, dikutip dari Surya.

Kronologi Penipuan beasiswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP) di SMK Negeri 01 Blitar

Arif Andriawan, salah satu korban, menuturkan pada Danang, kejadian itu berawal dari sekolahnya, SMKN 01 Kademangan, kedatangan dua orang, yang mengaku anggota salah satu partai terbesar di republik ini. Itu terjadi pada 2 April 2016.

Saat itu, keduanya masuk ke semua kelas 12, diantar seorang guru setempat. Intinya, orang itu menawarkan program beasiswa, buat penunjang kuliah nanti.

“Kami semua tertarik. Selain nilainya lumayan, juga persyaratannya ringan. Cukup mengumpulkan foto kopi biodata identitas kami, dan bayar Rp 100 ribu, kami dapat beasiswa Rp 500 ribu per bulan,” papar Arif saat menjawab pertanyaan Danang.

Saat Arif menjelaskan ke Danang, tak sendirian melainkan ramai-ramai didampingi teman-temannya.

Mereka diajak ngobrol santai. Katanya, meski program itu sudah disosialisasikan sejak April 2016 lalu, namun para siswa baru menerima nomer PIN-nya, Senin (27/6/2016) kemarin.

Bahkan, saat pembagian nomer PIN itu, para siswa disuruh mengantre di sekolahnya. Saat itu, kedua orang itu berpesan, bahwa nomer PIN yang diterima itu sudah bisa langsung dicairkan ke bank BRI siang itu juga.

Namun, para siswa, sepakat mencairkan sehari kemudian.

Polres Blitar tangkap Seorang Guru dan 2 orang penawar beasiswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP) di SMK Negeri 01 Blitar

Setelah mendapatkan keterangan dari siswa, hanya sekitar 20 menit, petugas menangkap dua orang, yang menawarkan beasiswa gratis. Mereka ditangkap di dekat bank BRI setelah ditelepon siswa, kalau nomer PIN-nya tak bisa dipakai buat mencairkan uang beasiswa di BRI.

“Mereka itu sudah kami serahkan ke Polres Blitar karena TKP-nya ada di kabupaten.” pungkas Danang kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Dua orang itu adalah Fj (28), warga Desa Pandan Arum, Kecamatan Sutojayan, dan Gb (27), warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kepanjen Kidul.

Ditambah satu lagi, seorang guru, Sr (48), warga Kecamatan Kademangan, juga ikut diserakan ke Polres Blitar. Joko Marsono, Kasek SMK N 01 Kademangan, mengatakan, saat itu ada dua orang bertamu. Mereka mengaku bisa membantu mencarikan beasiswa bagi siswanya bila kelas kuliah nanti.

“Karena tujuannya baik, ya saya persilakan. Namun, kalau terkait pemunggutan uang ke siswa itu, saya nggak tahu, karena gak ada izin ke saya,” paparnya kepada Surya.

(in)

%d blogger menyukai ini: