Sketsa News
Home Berita Terkini, News Mei 2016, Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestik Capai 6,88 Juta Orang

Mei 2016, Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestik Capai 6,88 Juta Orang

Sketsanews.com – Badan Pusat Statisk (BPS) melaporkan, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Mei 2016 sebanyak 6,88 juta orang.

 

1149448D6zmgTtb780x390Angka ini naik 12,05 persen dibanding April 2016 yang mencapai 6,14 juta orang. Adapun jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga naik 4,61 persen menjadi 1,2 juta orang pada Mei 2016.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, selama Januari hingga Mei 2016 jumlah penumpang domestik mencapai 31,5 juta orang atau naik 18,04 persen.

Jumlah penumpang internasional mencapai 5,9 juta orang atau naik 6,15 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.

“Kenaikan jumlah penumpang angkutan udara domestik tertinggi sepanjang sejarah, artinya naik terus dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun,” kata Suryamin di Jakarta, Jumat (1/7/2016).

“Penerbangan di bulan Mei karena ada musim long weekend mendorong penerbangan jumlah penumpang domestik. Mudah-mudahan naik terus, Juni akan besar kemungkinan di angkutan darat terutama angkutan pribadi. Bandara Soetta juga akan mendorong penerbangan domestik,” ujar Suryamin.

Sementara jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Mei 2016 tercatat 1,2 juta orang atau naik 10,35 persen dibanding April 2016.

Jumlah barang yang diangkut naik 4,04 persen menjadi 21,7 juta ton. Selama Januari sampai Mei 2016 jumlah penumpang mencapai 6,1 juta orang atau naik 10,14 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2015 dan jumlah barang yang diangkut naik 10,91 persen atau mencapai 102,7 juta ton.

Adapun jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Mei 2016 sebanyak 30,7 juta atau naik 7,98 persen dibanding April 2016.

Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api turun 6,94 persen menjadi 2,7 juta ton.

Selama Januari hingga Mei 2016 jumlah penumpang mencapai 142,6 juta orang atau naik 10,38 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.

Hal yang sama untuk jumlah barang yang barang yang diangkut kereta api naik 11,68 persen menjadi 13,9 juta ton.

Suryamin menuturkan, kapasitas angkutan laut semakin banyak. Tarifnya kompetitif sehingga sekarang angkutan laut menjadi alternatif yang luas.

Tidak hanya untuk barang tapi juga penumpang. “Feri-feri fasilitas bagus, hampir semua pulau terhubung feri. Banyak yang 24 jam,” ungkap Suryamin.

%d blogger menyukai ini: