Sketsa News
Home Berita Terkini, News Persiapan Ramadhan dan Lebaran, Tekanan Inflasi DKI Jakarta Meningkat

Persiapan Ramadhan dan Lebaran, Tekanan Inflasi DKI Jakarta Meningkat

Sketsanews.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DKI Jakarta melaporkan, meningkatnya permintaan masyarakat pada bulan Ramadhan dan persiapan hari raya Idul Fitri, menyebabkan DKI Jakarta mengalami inflasi 0,52 persen secara bulanan (mtm).

1906356IMG-20160304-WA00051780x390

Level tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata historis inflasi satu bulan sebelum Idul Fitri dalam 5 tahun terakhir, yaitu 0,48 persen (mtm).

Meskipun demikian, capaian inflasi DKI Jakarta pada bulan Juni 2016 tersebut masih lebih rendah dibandingkan capaian inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,66 persen.

“Inflasi DKI Jakarta pada bulan Juni 2016 dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menghadapi persiapan Hari Raya Idul Fitri dan masa libur panjang serta meningkatnya pendapatan menjelang hari raya keagamaan karena adanya Tunjangan Hari Raya,” kata Kepala KPw BI DKI Jakarta Doni P Joewono dalam pernyataan resmi, Sabtu (2/7/2016).

Beberapa komoditas yang umumnya mengalami peningkatan permintaan dan kenaikan harga menghadapi pola musiman ini adalah transportasi, sandang dan bahan makanan.

Inflasi kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) kembali menunjukkan peningkatan dan menjadi sumber utama inflasi pada bulan Juni.

Kenaikan terutama berasal dari komoditas jeruk, kentang dan daging ayam ras yang mengalami inflasi masing-masing sebesar 6,79 persen (mtm), 17,49 persen (mtm) dan 2,48 persen (mtm).

Kenaikan disebabkan tingginya tingkat permintaan serta pasokan yang relatif terbatas. Khusus daging ayam ras dampak dari pemusnahan parentstock broiler beberapa bulan sebelumnya, yang menurunkan pasokan, dan meningkatnya permintaan terkait subtitusi pangan dari daging sapi ke daging ayam memicu kenaikan harga komoditas tersebut. (Dan/Kompas)

 

%d blogger menyukai ini: