Sketsa News
Home Berita Terkini, News Pensiunan PNS Tercebur Sumur Sedalam 25 Meter di Sambi Boyolali

Pensiunan PNS Tercebur Sumur Sedalam 25 Meter di Sambi Boyolali

TERCEBUR SUMUR-Proses evakuasi korban pensiunan PNS warga Dukuh Jambon, Desa Babadan, Kecamatan Sambi berlangsung dramastis, Selasa (16/11). Korban akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.
TERCEBUR SUMUR-Proses evakuasi korban pensiunan PNS warga Dukuh Jambon, Desa Babadan, Kecamatan Sambi berlangsung dramastis, Selasa (16/11). Korban akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Sketsanews.com – Nasib tragis dialami Budi Siswato alias Tukirin (75), warga Dukuh Jambon RT 23 RW V, Desa Babadan, Kecamatan Sambi. Pensiunan PNS itu terjatuh ke dalam sumur rumahnya sedalam 25 meter, Selasa (15/11/2016) pagi.

Keluarga baru mengetahui korban berada di dalam sumur selang satu jam kemudian.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, kakek malang itu tercebur sekitar pukul pukul 06.00 WIB saat bersih-bersih di sekitaran sumur. Pada saat itu, keluarga korban merasa kehilangan lantaran tidak menemukan Tukirin di sekitaran rumah.

Karena khawatir, Paryanti (60), istri korban, bersama anaknya, Agus Parison (31) kemudian mencari di sekitar rumah dan tetangga.

Saat, Agus yang ditemani Hartadi (40), menemukan sandal yang biasa dipakai korban di dekat sumur. Curiga, keduanya langsung memeriksa ke dalam sumur.

Alangkah kagetnya mereka menemukan korban berada di dalam sumur sedalam 25 meter itu. Merela lantas berteriak meminta tolong dan para tetangga pun berdatangan untuk menolong korban.

Dikutip dari Joglosemar, korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.30 WIB menggunakan semacam ayunan yang terbuat dari anyaman tambang.

Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono melalui Kapolsek Sambi, AKP Bambang Rusito membenarkan kejadian tersebut. Kapolsek mengatakan, korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Menurutnya, saat berhasil dievakuasi dari lubang sumur, meski tidak sadarkan diri, korban dinyatakan masih hidup dan tidak mengalami luka berat.

Kemungkinan, korban meninggal karena tidak tahan terendam di dalam sumur lebih dari tiga jam. “Bagaimanapun, kondisi korban sudah lanjut usia,” terang Kapolsek.

Kabar duka tersebut tentu saja memupus kegembiraan keluarga maupun warga yang berjibaku melakukan penyelamatan. Menurut Kapolsek, jenasah kemudian langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: