Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News, Opini ‘Jokowi Takut Dikudeta,’ Ini Buktinya …

‘Jokowi Takut Dikudeta,’ Ini Buktinya …

images

Sketsanews.com – Pasca 411, Presiden Jokowi mulai memperlihatkan  kondisi keamanan  dalam negeri.

Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa hal,diantaranya:

1. Jokowi Tunda Kunjungan ke Australia

Presiden Joko Widodo menunda rencana kunjungan kenegaraannya ke Australia yang diagendakan sejak malam ini hingga 8 November mendatang.

Kabar ini didapatkan dari situs resmi Sekretariat Negara, beberapa saat lalu (Sabtu, 5/11). Alasan penundaan itu adalah situasi dan kondisi terkini di Tanah Air yang memerlukan keberadaan Presiden.

Namun tidak dijelaskan lebih terang apakah situasi dan kondisi yang dimaksud itu masih terkait demonstrasi besar yang terjadi sepanjang hari kemarin sampai dinihari tadi.

Jokowi sendiri, sekitar pukul 10.30 WIB tadi, telah menghubungi Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, untuk menyampaikan kabar penundaan kunjungan tersebut. (polhukam.rmol.co).

2. Jokowi Safari ke markas TNI/Polri

Begitu juga disampaikan Rachmawati Soekarnoputri. Rachma mengkritisi, Presiden Jokowi yang lebih memilih “kabur” saat demo 4/11 ketimbang menemui para habaib, kini bersafari keliling markas kesatuan TNI/Polri.

“Dia kemudian bermanuver ke tempat-tempat kombatan ini. Untuk apa, seolah-olah kita siap mau perang, perang buat siapa? Rakyat sendiri?,” kata Rachma kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Senin, (14/11).

Ia kemudian menyesalkan pernyataan Jokowi yang mengatakan ada aktor politik yang menjadi biang kerusuhan 411.

“Siapa aktor politiknya, tunjuk aja dong,” tegas Rachma.

Banyak kalangan beranggapan, Presiden Jokowi tengah ketakutan akan ada kekuatan yang ingin mengkudeta dirinya, oleh karenanya dia menyambangi markas-markas militer untuk memastikan bawahannya loyal. (Mediankri.net.)

Dalam sambutannya di Markas TNI, Jokowi mengatakan bahwa kunjungannya untuk menjamin keamanan negara.

“Jangan sampai ada pendapat, mengenai kehawatiran, tidak ada. Justru saya datang ke Markas di TNI di Polri untuk memberikan kepastian ketemtreman bagi masyarakat. Karena pasukan semuanya dalam posisi siap mengamankan negara, mengamankan bangsa, justru menentramkan, jangandibalik-balik. Cuma mengingat negara ini beragam suku, agama, ra, bahasa daerah. Kalo tidak dipersatukan mau jadi apa negara ini.”. Ujar Jokowi. (www.yoautube.com).

Dari ungkapannya tersebut seolah-olah Aksi Damai 411 adalah sebuah tindakan kerusuhan yang patut diantisipasi.

(ip)

%d blogger menyukai ini: