Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Solidaritas Umat Yahudi dan Kristen untuk Muslim AS

Solidaritas Umat Yahudi dan Kristen untuk Muslim AS

axe

Sketsanews.com – Ketua kelompok Yahudi Anti-Defamation League (ADL), sebuah grup anti-kebencian, bersumpah dirinya akan mendaftar menjadi seorang Muslim jika Donald Trump mewujudkan rencananya yaitu membuat database tentang Muslim Americans.

Ide Trump itu mencuat kala November 2015, ketika miliarder itu mengatakan kepada media bahwa ia akan mengimplementasikan rencananya. “Tentu saja!” kata Trump saat itu.

“Jika suatu hari muslim Amerika dipaksa untuk mendaftarkan identitas mereka, itulah hari dimana Yahudi dengan bangga mendaftarkan dirinya sebagai seorang muslim,” kata Jonathan Greenblatt, ketua ADL sepertid dikutip dari BBC, Senin, (19/11/2016).

Komentarnya itu ia katakan di depan konferensi Never is Now yang berisi topik anti-semit, di New York.

“Kita harus berdiri bersama membela warga Amerika yang tengah disorot seperti apa muka mereka, dari mana mereka, siapa yang mencintai mereka dan bagaimana mereka beribadah,” lanjutnya.

cdc
Ketua ADL yang dahulu pernah bekerja di Gedung Putih sebagai asisten khusus Presiden Barack Obama kepada BBC berkata, “Intinya di sini, kami komunitas Yahudi tahu rasanya bagaimana dicap, atau didaftarkan berdasarkan kepercayaan, ketika kalian teridentifikasi dan diberi cap berdasarkan kepercayaan.”

“Ketika Anda menuding ke satu grup dan membuat mereka semua patut dicurigai. Saya merasa kita punya kewajiban untuk berbicara,” lanjutnya.

Meski demikian, kebijakan Trump terkait pendaftaran ini masih simpang siur.

Dalam pernyataannya yang dikeluarkan pada Kamis 17 November lalu, tim transisi Trup mengatakan, “tidak pernah meminta untuk membuat sistem registrasi atau semacamnya kepada individu berdasarkan kepercayaan dan agama. Itu adalah isu yang salah.”

Namun, sebelumnya salah satu anggota tim transisi pemerintahan Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump, Kris Kobach, menyatakan pemerintahan baru negara tersebut berencana mendaftarkan semua umat Muslim di Negeri Paman Sam.

Hal tersebut akan disertakan satu paket dengan pembangunan tembok di perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat. Menurut Kobach, kedua rencana itu saat ini sedang dibahas serius oleh tim transisi pemerintahan.

(Eni/Liputan6)

%d blogger menyukai ini: