Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Israel batasi azan masjid, jika melanggar dikenakan tagihan

Israel batasi azan masjid, jika melanggar dikenakan tagihan

Sketsanews.com – Di Israel dan Jalur Gaza, azan masjid untuk panggilan salat dibatasi. Jika melanggar, masjid-masjid tersebut dikenakan tagihan.

Hal ini diprotes warga Palestina yang ada di wilayah tersebut. Di selatan Kota Rahat, ada 100 warga Palestina yang menggelar unjuk rasa, sementara di wilayah utara lebih dari 500 orang turun ke jalan menentang peraturan tersebut.

israel-batasi-azan-masjid-jika-melanggar-dikenakan-tagihan

Juru Bicara Partai Persatuan Arab mengatakan, anggota parlemen Ahmed Tibi, yang ada di sebelah utara Kota al-Zarqa menyebut undang-undang ini sebagai bentuk provokasi.

“Undang-undang ini provokasi dan tindakan pemaksaan ajakan damai dan toleransi,” ujar jubir partai tersebut, seperti dilansir dari laman alaraby.co.uk, Sabtu (19/11).

Sementara itu, ratusan pendukung kelompok Islam Hamas yang menguasai wilayah Palestina juga turut mengadakan aksi protes. Mereka melakukannya di kamp pengungsi Jabalia, dekat perbatasan sebelah utara Gaza.

Pemimpin Hamas, Yusef al-Sharafi mengatakan pada orang banyak, keputusan ini merupakan pelanggaran kebebasan muslim.

“Keputusan Zionis seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan ini merupakan pelanggaran atas kebebasan muslim,” ucapnya.

Dikutip dari Merdeka.com Dia menambahkan, upaya melarang azan bakal gagal. Menurut dia, ketabahan rakyat Palestina yang akan menggagalkannya.

Sementara itu, rancangan undang-undang ini akan disahkan Komite Menteri untuk UU, besok. RUU ini disusun oleh Moti Yogev dan didukung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

(As)

TAGS:

Sketsanewscom

SEDIKIT BANYAK TAU

%d blogger menyukai ini: