Sketsa News
Home Berita Terkini, News Kasiwas Polres Probolinggo, Ipda Budi Karyono Meninggal Dunia Saat Ingin Selamatkan Istri dan Ibu Mertuanya dari Amukan Api

Kasiwas Polres Probolinggo, Ipda Budi Karyono Meninggal Dunia Saat Ingin Selamatkan Istri dan Ibu Mertuanya dari Amukan Api

kasiwas-polres-probolinggo-ipda-budi-karyono-meninggal-dunia-saat-ingin-selamatkan-istri-dan-ibu-mertuanya-dari-amukan-api-sketsanews

Sketsanews.com – Polres Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) berduka. Ipda Budi Karyono (48) salah satu anggota yang menjabat sebagai Kasi Pengawasan (Kasiwas) meninggal dunia. Almarhum menghembuskan nafas terakhir setelah mengeluarkan banyak darah akibat luka di nadinya.

Luka di nadi almarhum setelah terkena pecahan jendela Toko Sembako miliknya di Desa Betek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.Almarhum meninggal saat berusaha menyelamatkan istri dan ibu mertuanya dari amukan si jago merah. Peristiwa kebakaran itu terjadi Sabtu (19-11-2016) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kebakaran diketahui pertama kali oleh Ipda Budi Karyono saat keluar dari kamar mandi. Letak kamar mandi sendiri, tepat di belakang tokonya. Korban berusaha memadamkan api.

Karena toko dalam keadaan terkunci, diduga korban memecahkan kaca jendela menggunakan tangannya sehingga lengan kiri tepatnya di atas siku terluka kena pecahan kaca dan mengenai urat nadinya.

Korban tidak menyadari jika lengannya terluka, tetap nekat masuk ke toko dengan melewati jendela. Namun upaya memadamkan api tidak berhasil dan api semakin besar.

Sehingga korban memutuskan keluar dari toko, dan masuk ke rumah yang lokasinya berdempetan. Yang ada dipikirannya, ia harus menyelamatkan istrinya, Ida Royani dan ibu mertuanya, Turyati. Saat kejadian, istrinya tengah memasak di dapur. Sementara mertuanya tengah Sholat.

Dengan lengan berlumuran darah, Budi menyelamatkan istri dan mertuanya ke rumah tetangga korban. Ia hanya membebat tangannya dengan kaos. Pada saat itu, tetangga korban banyak berdatangan untuk membantu memadamkan api.

Waka Polres Probolinggo, Kompol Hendy mengatakan, kebakaran meluluhlantahkan toko korban yang berukuran 3×5 meter. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat adanya korsleting pada listrik dalam toko.

Ipda Budi yang menyadari keluar banyak darah, meminta diantar ke rumah sakit. Dengan menggunakan mobil korban, warga mengantar ke RSUD Waluyojati Kraksaan. Tak lama setelah menjalani perawatan di IGD, bapak dua anak ini menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), yang jaraknya hanya 10 meter dari kediaman korban. Ipda Budi dimakamkan sekitar pukul 11.30 WIB dengan upacara militer yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Istono.

“Pribadi Pak Budi disiplin dalam tugas. Pandai bergaul dan responsif. Ketika mendapat tugas, almarhum langsung melaksanakan. Pak Budi ini juga sempat menjabat sebagai Kanit Intel di Polsek Krucil,” ujarWaka Polres Probolinggo, Kompol Hendy.

Dalam kesempatan itu, Kompol Hendy yang mewakili Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifudin menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menimpa almarhum.

 

(Wis)

%d blogger menyukai ini: