Sketsa News
Home Berita Terkini, News Mengaku Dihamili Pengusaha Besi, Model Cantik Ini Lapor Polisi

Mengaku Dihamili Pengusaha Besi, Model Cantik Ini Lapor Polisi

Mapolda Metro Jaya
Mapolda Metro Jaya

Sketsanews.com – Seorang model cantik, Ana Wahyuningsih alias Anneke Carolline mengaku dihamili oleh seorang pengusaha besi berinisial NHMS. Karena itu, Ana melaporkan kasus tersebut ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (23/11) hari ini.

Wanita berpakaian serba hitam itu datang ke Polda sekitar pukul 14.00 WIB dengan didampingi oleh beberapa kuasa hukumnya. Akibat perbuatan pengusaha itu, Ana kini hamil dengan umur kandungan sekitar satu bulan setengah, seperti diberitakan republika.

Ana mengaku, hingga saat ini dirinya masih syok atas perbuatan bejat yang dilakukan oleh NHMS. Saat itu, menurut dia, pengusaha besi itu juga berjanji bertanggung jawab dan mengumbar janji kepadanya. Namun, saat dia ingin menghubunginya kembali sudah tidak ada kabar.

“Janjinya banyak. Aku enggak mau banyak omong dulu karena saya di sini kasih keterangan, saya juga masih syok karena menyangkut keluarga besar karena dibilang aib atau apa yah. Saya di sini korban yah,” ujar Ana sambil sambil mengelap air matanya di depan kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (23/11).

Ana mengatakan, dirinya sudah mengenal NHMS sejak Juli 2016 lalu. Menurut Ana, NHMS telah berbuat kekerasan seksual kepadanya. Ana ingin agar pengusaha yang sudah berkeluarga itu bertanggung jawab dan mematuhi hukum atas apa yang diperbuatnya.

Laporan Ana tersebut kini telah diterima dengan nomor LP TBL/5620/IX/2016/PMJ/Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Saat ini, kasusnya pun tengah ditangani Subdit Renakta Ditreskrimum PMJ. Sementara, pasal yang disangkakan kepada NHMS adalah pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman di atas enam tahun penjara.

Kuasa hukum Ana, Adi Kurnia mengatakan bahwa pihaknya telah membawa beberapa bukti untuk menjerat NHMS, seperti bukti percakapan antara korban dan pelaku bahwa pelaku pernah menjanjikan sesuatu, tapi sampai sekarang janji itu tidak dipenuhi.

“Sebagian teknis dan mekanisme, intinya atas perbuatan ini kami lihat dampak psikologis pihak klien dan keluarga karena beliau juga punya keluarga. Akibat janji inisial NHMS itu, kami ambil upaya hukum lainnya, baik perdata berdasarkan bukti yang rekaman dan asli yang kita miliki kita akan keluarkan di persidangan,” kata Adi.

Kuasa hukum Ana lainnya, Sunan Kalijaga menceritakan kejadian tersebut. Menurut Sunan, sekitar bulan Agustus lalu Anna sempat dibawa ke tempat karaoke dan membuat Ana tak sadarkan diri. Saat itu, kata dia, pelaku mengaku kepada Ana tidak memiliki keluarga. Namun, ternyata pelaku diketahui memilki keluarga. “Pastinya kita sayangkan tak ada itikad baik dari saudara NHMS,” ujarnya. (Fya)

%d blogger menyukai ini: