Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Jadi Terduga Teroris, Rio Sering Tulis Status Tentang Daulah Islamiyah di Facebook

Jadi Terduga Teroris, Rio Sering Tulis Status Tentang Daulah Islamiyah di Facebook

Rio Priatna Wibawa
Rio Priatna Wibawa

Sketsanews.com – Densus 88 Mabes Polri pagi tadi mengamankan Rio Priatna Wibawa (24) warga Blok Situsari RT 003/RW 005, Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Rio diduga jaringan pentolan ISIS, Bahrum Naim. Lantas, seperti apa sosok pria kelahiran Majalengka, 27 Desember 1992 yang sebelumnya sempat menjadi tenaga honorer sebagai penyuluh pertanian di BP4K Pemda Majalengka ini namun tiga bulan belakangan disebutkan ia keluar dan berhenti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rio sebelumnya tidak memiliki latar belakang pondok pesantren ia lulus di SMKN Maja, Majalengka dan sempat mengenyam pendidikan di Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Majalengka tahun 2011. Namun tidak sempat lulus.

Ia juga hanya sekedar mengikuti taklim atau pengajian-pengajian biasa dan itu pun sempat keluar masuk beberapa kelompok misalnya sempat ngaji atau taklim di Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Terakhir dikabarkan ia masuk ke kelompok pengajian Ali Hamka Indramyu.

Keseharian dari Rio sendiri berdasarkan penuturan salah satu sumber KiniNews disebutkan bahwa Rio belakangan sejak 2015 memang sering mengunggah status-status di media sosial tentang Daulah Islamiyah.

Foto yang diposting terduga teroris Rio di akun Facebooknya. (KiniNews/Ist)
Foto yang diposting terduga teroris Rio di akun Facebooknya. (KiniNews/Ist)

“Setau ane sih pernah ngaji tapi udah lama, sejak ada deklarasi Daulah Islamiyah itu kayaknya dia mulai ngaji di Indramayu dan Bekasi,” sebut Teguh salah satu mantan rekan Rio asal Maja, Kabupaten Majalengka kepada KiniNews, Rabu (23/11).

Terkait pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Rafly Amar bahwa Densus 88 juga mengamankan serbuk kristal warna coklat dalam tuperware, ada asma nitrat, asam sulfat, air raksa, pupuk urea, dan gelas kimia sebagai barang bukti. Boy menambahkan hasil penelusuran Densus 88, RPW merupakan jaringan teroris Bahrun Naim.

Yakni salah satu warga negara Indonesia yang menjadi salah satu petinggi ISIS dan telah menjadi buronan. “Yang bersangkutan masih jaringan Bahrun Naim,” ujar Boy.

Jika memang benar serbuk kristal dan bahan kimia lainnya adalah ada indikasi Rio tersangkut apakah benar adanya, disisi lain Rio adalah mantan penyuluh pertanian yang sudah tidak asing lagi dengan bahan-bahan kimia tersebut.

Dikutip dari Kini, tidak menutup kemungkinan Rio diincar aparat Kepolisian karena dianggap terlibat jaringan Bahrum Naim karena status dan foto-foto yang diunggah ke media sosialnya, terutama empat akun facebook yang dimilikinya hanya satu akun yang tak mengunggah soal Daulah Islamiyah.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: