Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Pembangkit Listrik Roboh di China Tewaskan 74 Orang, 9 Orang Ditahan

Pembangkit Listrik Roboh di China Tewaskan 74 Orang, 9 Orang Ditahan

pembangkit-listri-di-china-roboh

Sketsanews.com, Beijing – Kepolisian China secara resmi menahan 9 tersangka terkait robohnya menara pendingin di proyek pembangkit listrik di Provinsi Jiangxi. Insiden nahas yang terjadi pekan lalu itu menewaskan sedikitnya 74 orang.

Dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua, seperti dilansir Detik, Senin (28/11/2016), kepolisian setempat telah menangkap sembilan orang termasuk Direktur Hebei Yineng Tower Engineering. Perusahaan itu bertanggung jawab atas proyek pembangunan pembangkit listrik di Fengcheng, Jiangxi.

Pembangkit Listrik Roboh di China Tewaskan 74 Orang, 9 Orang Ditahan
Foto: AFP PHOTO/STR

Tidak disebut lebih lanjut pejabat perusahaan konstruksi yang ditangkap, hanya disebut nama keluarganya Zhang. Pihak perusahaan menolak untuk dimintai keterangan terkait penangkapan ini.

Insiden yang terjadi Kamis (24/11) pagi itu menimpa lokasi pembangunan menara pendingin pada pembangkit listrik energi batu bara setempat. Salah satu crane di lokasi proyek ambruk dan memicu robohnya platform menara pendingin itu. Para pekerja yang ada di bawah tertimpa reruntuhan.

Menurut Xinhua, sembilan orang yang ditangkap polisi dianggap bertanggung jawab besar atas insiden itu. Mereka terancam dijerat dakwaan pidana, namun kepolisian tidak menjelaskan lebih lanjut soal penangkapan itu, selain menyebut penyelidikan terus berlanjut.

Pekan lalu, media nasional China menyebut 13 orang ditangkap terkait insiden itu. Xinhua tidak menjelaskan lebih lanjut soal empat orang lainnya yang kemungkinan dilepaskan lebih awal.

Pembangkit Listrik Roboh di China Tewaskan 74 Orang, 9 Orang Ditahan
Foto: AFP PHOTO/STR

Serangkaian insiden mematikan di kawasan industri terus terjadi di berbagai wilayah China, mulai dari di area tambang hingga kebakaran pabrik. Otoritas China bertekad untuk meningkatkan standar keselamatan di fasilitas industri semacam ini.

Perdana Menteri China, Li Keqiang, sebelumnya memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas insiden di Provinsi Jiangxi ini. PM Li meminta pihak-pihak yang bertanggung jawab harus ditindak tegas. “Perkuat pengawasan dan langkah-langkah pencegahan, untuk mencegah insiden besar seperti ini terjadi kembali,” demikian pernyataan PM Li.

 

Tri

%d blogger menyukai ini: