Sketsa News
Home Berita Terkini, News Bikin Gaduh, Gubernur Jatim Semprot Kadis Pendidikan Jatim

Bikin Gaduh, Gubernur Jatim Semprot Kadis Pendidikan Jatim

Pakde Karwo
Pakde Karwo

Sketsanews.com, Surabaya – Gubernur Jatim Soekarwo telah menegur keras Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Saiful Rachman. Ada apa? Ini ternyata terkait sikap Saiful yang telah berkomentar menanggapi rencana Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy yang ingin menghapus Ujian Nasional (UN).

Karena alasan itulah, Pakde Karwo telah menegur Saiful Rachman yang dinilai terlalu banyak berkomentar. “Saya sudah ngebel (menghubungi) Saiful Rachman, jangan terlalu banyak komentar dulu tentang itu (penghapusan UN). Komentar Saiful itu justru akan semakin membuat gaduh dunia pendidikan di Jatim,” tegas Pakde Karwo kepada wartawan di gedung negara Grahadi Surabaya.

Pakde memperingatkan Saiful Rachman tidak terlalu mengumbar penyataan di media terkait penghapusan UN itu. “Saya tidak terlalu gampang berkomentar soal itu (penghapusan UN). Karena itu merupakan sistem yang tidak mudah. Membutuhkan proses dan pertimbangan yang matang,” tukasnya.

Menurut Pakde, penghapusan UN belum dibahas dalam rapat kabinet yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo. Hasil rapatnya seperti apa juga belum bisa diprediksi. Untuk itu, Dinas Pendidikan tidak boleh berkomentar terlalu jauh.

Mengenai rencana Menteri Pendidikan itu, Pakde Karwo menyarankan agar semua program yang sudah ada, tidak dengan mudah langsung dihapus. Menurutnya, program pemerintah harus sustainable change atau berkelanjutan. Artinya, program yang bagus pada era sebelumnya dilanjutkan dan tetap mengadopsi program baru yang bagus.

“Saran saya, jangan sampai ada menteri baru, program yang lama kemudian diganti. Apalagi sampai bertentangan. Program pemerintah itu ada rumusnya, yakni berkelanjutan. Seperti apa yang ada di dalam agama, nopo-nopo ingkang sae saget melebet, nanging ingkang sampun sae nggeh dipertahanaken (apa-apa yang bagus bisa masuk, tapi yang sudah bagus bisa dipertahankan,red). Itulah sustainable change,” pungkasnya, seperti dikutip dari BeritaJatim.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: