Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News, Wawancara Tanggapan Kasus Penistaan Agama Ketua MUI Malang

Tanggapan Kasus Penistaan Agama Ketua MUI Malang

kh-baidlowi-muslich-sketsanews-com

Sketsanews.com, Malang – Kasus penistaan agama yang dilakukan oleh calon gubernur DKI 2017 telah menyita perhatian banyak pihak. Apalagi setelah peristiwa aksi 411 yang menuntut agar Ahok ditahan namun pihak kepolisian belum bisa merealisasikan.

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwasannya di Indonesia ini telah terjadi penistaan Al Qur’an dan penghinaan terhadap Ulama’ yang dilakukan oleh gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama atau Ahok

Sketsanews.com melakukan silaturahmi kepada MUI Malang untuk mengadakan wawancara dengan salah seorang tokoh ulama di kota tersebut. Berikut hasil wawancara dengan ketua MUI Malang KH. Baidlowi Muslich di kediamananya:

Bagaimana tanggapan bapak berkaitan dengan kasus penistaan Al Qur’an dan penghinaan terhadap ulama’ yang dilakukan oleh gubernur non aktif Basuki Tjahaya Purnama ?

Masalah kasus penistaan agama ini oleh pemerintah masih dilakukan proses hukum walaupun Ahok ini sudah dinyatakan sebagai tersangka, sehingga nantinya kalau betul dan ada undang-undangnya, maka UU itu akan diterapkan. Indonesia ini ada undang-undang tentang penistaan agama jadi siapapun orangnya dan dari kalangan apapun dilarang menistakan agama. Baik itu agama yang dimiliki sendiri atau agama lain karena itu sangat berbahaya sehingga itu termasuk ke dalam kategori sara, maka tidak boleh seseorang menghina, mencerca atau menistakan agama lain.

Bagaimana kondisi umat Islam khususnya yang berada di Malang mengenai kasus ini? Apakah mereka umat Islam tergugah hatinya?

Untuk umat Islam di Malang ini ya tentunya sama dengan umat Islam dimana saja, karena umat Islam ini seperti sebuah bangunan, yang mana setiap bagian-bagiannya itu saling menguatkan. Jadi tidak ada bedanya antara umat Islam yang berada di Malang dengan umat Islam yang berada di Jakarta sana. Kalau yang dinistakan itu adalah agama maka sama marahnya. Kalau kaum muslimin dimana pun pasti marah ketika agamanya dinistakan. Tentunya kaum muslimin yang berada di Malang pun sama marahnya.

Apakah di Malang diadakan Aksi Bela Islam I dan II seperti demo untuk menuntut penegakan hukum?

Memang ada sebagian kaum muslimin yang mengikuti Aksi Damai Bela Islam di Jakarta, namun di Malang juga ada aksi seperti itu. Sedangkan MUI sendiri karena sebuah organisasi yang bersifat vertikal keatas, jadi MUI Malang selalu menunggu keputusan dari pusat.

Dalam aksi damai 411 di Jakarta, Malang mengirimkan armada bus?

Tidak, secara organisasi tidak mengirimkan, karena memang MUI ini bukan organisasi massa.

Dalam kasus ini, walaupun sudah berstatus sebagai tersangka, namun masih bebas dan tidak ditahan. Bagaimana tanggapan bapak?

Kita mengikuti saja proses hukumnya karena NKRI ini negara hukum.

Apa komentar bapak berkenaan dengan aksi Rush Money?

Itu hak masing-masing pribadi, saya kira itu tidak masalah. Jadi dengan suka rela mereka memindahkan, kan bank-bank syari’ah itu kan alternative bagi umat Islam yang disana tidak mengikuti sistim bunga.

Nanti pada tanggal 2 Desember 2016 akan diadakan Aksi Bela Islam III, apakah di Malang ini akan mengirimkan kaum musliminnya untuk aksi ke Jakarta?

Kemarin kami sepakat bersama dengan polisi dan tentara, justru akan mengadakan kegiatan yaitu untuk berdoa bersama, kemudian untuk menggalang kesatuan dan persatuan pada masyarakat dan antar umat beragama yaitu pada tanggal 2 desember 2016.

Dalam setiap kasus, ketika sudah ditetapkannya sebagai tersangka maka langsung ditangkap dan ditahan. Berbeda halnya dengan kasus Ahok ini. Bagaimana tanggapan bapak?

Nampaknya MUI memandang bahwa kasus Ahok ini sudah melebar kemana-mana, jadi tidak murni lagi sesuai fatwa sehingga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Katakanlah itu dijadikan sebagai alat untuk politik. Jadi fatwa itu tidak boleh dipolitisir.

Apakah dengan ditetapkanya Ahok sebagai tersangka dan kemudian nantinya akan ditangkap, serta berakhirnya pada penahanan Ahok, apakah hal ini akan membawa dampak bagi kaum muslimin secara keseluruhan?

Ya mungkin ada dampaknya, karena barangkali sesuai dengan harapan mereka yaitu mereka menuntut penegakan hukum.

(Im)

%d blogger menyukai ini: