Sketsa News
Home Berita Terkini, News Jaga Perbatasan, 350 Tentara Yonif 403 Jogja Segera Berangkat ke Kaltara

Jaga Perbatasan, 350 Tentara Yonif 403 Jogja Segera Berangkat ke Kaltara

sle

Sketsanews.com ,Sleman – Batalyon Infanteri (Yonif) 403/Wirasada Pratista (WP) Yogyakarta memberangkatkan ratusan prajuritnya ke Kalimantara Utara (Kaltara). Keberangkatan sekitar 350 tentara ke tlatah Borneo itu sebagai bagian dari tugas menjaga perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

“Mereka masuk dalam bagian pamtas (pengamanan perbatasan) RI-Malaysia di Kalimantan Utara. Prajurit berangkat pertengahan bulan ini,” papar Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 403/WP Mayor Inf Andi Amin, Senin (5/12).

Andi menjelaskan seluruh personel yang terlibat dalam kondisi siap tugas dalam kurun waktu lebih dari satu bulan itu. “Semua sudah siap tugas. Seluruh persiapan sudah dilakukan dengan baik,” imbuh dia.

Kesiapan personel untuk berangkatt ke pengamanan perbatasan ditinjau langsung Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Fajar Setyawan. Jenderal bintang satu itu pun berpesan kepada seluruh prajurit untuk menjaga dengan baik wibawa negara.

“Jangan bikin malu Indonesia di hadapan tentara negara tetangga. Jangan mudah direndahkan, jangan mudah diperalat dan jangan mudah diiming-imingi,” pinta Danrem.

Dikutip dari Suaramerdeka.com , menurut jenderal asal Sleman itu, Satgas Pamtas RI-Malaysia harus bisa menjadi contoh yang baik dan kebanggaan negara. Kesalahan sekecil apa pun tidak dibenarkan karena Satgas menjadi perhatian tentara negara tetangga mulai dari penampilan, gaya bicara hingga perilaku di lapangan.

Fajar Setyawa mengatakan, selain menjaga wibawa negara, seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia harus bisa menjaga diri. Tidak melanggar prosedur, dan tidak melanggar norma yang ditetapkan. Ia ingin seluruh personel kembali dalam kondisi lengkap dan tanpa membawa penyakit.

“Jangan ada yang berbuat macam-macam. Ingat keluarga menunggu. Masing-masing yang diberi kepercayaan memimpin harus memastikan anak buahnya kembali dan kondisi lengkap seperti saat berangkat dan pulang tanpa membawa penyakit. Kalau ada yang tidak utuh, urusannya dengan saya,” tegas dia.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: