Sketsa News
Home Berita Terkini, News Ingin Cepat Disidang, Ahok: Jangan Cuma Jessica yang Diliput Lama

Ingin Cepat Disidang, Ahok: Jangan Cuma Jessica yang Diliput Lama

guguk

Sketsanews.com ,Jakarta – Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap kasus dugaan penistaan agama yang menjerat dirinya sebagai tersangka, segera diadili. Ahok ingin persidangan dirinya disiarkan secara langsung oleh televisi.

Harapan ini kembali disampaikan Ahok, Senin (5/12/2016). Saat berada di Rumah Lembang untuk menerima aduan warga, Ahok dengan nada guyon menyebut dirinya merasa iri dengan sidang peradilan Jessica Kumala Wongso terkait kasus pembunuhan dengan racun sianida disiarkan secara terus menerus. Dia ingin sidangnya disiarkan sama seperti Jessica.

“Mudah-mudahan sidangnya cepat. Saya pikir harus cepat. Stasiun TV juga jangan cuma Jessica yang diliput lama. Saya sidang mesti diliput. Supaya orang tahu ada enggak niat saya menghina dan menista agama,” kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Dia kembali menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk menistakan agama apapun sebab ia mempercayai berbagai kitab suci serta meneladani sifat dari Nabi Muhammad SAW.

“Saya percaya kitab Zabur, Taurat, Injil dan Alquran. Saya percaya ada akhirat dan saya percaya Nabi Muhammad. Ajaran beliau memiliki sifat amanah, sidiq, fathanah dan tabligh,” sebut Ahok.

Saat ini, berkas kasus Ahok yang bernomor perkara 1537/Pid.B/2016/PN JKT.UTR sudah diterima oleh PN Jakut dari Kejagung melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakut, Kamis (1/12) sekitar pukul 13.00-13.30 WIB. Pihaknya langsung mempelajari berkas tersebut.

“Berkasnya masih dipelajari. TKP dipastikan dulu dimana, harus dibaca lagi. Butuh waktu sebelum Ketua Pengadilan menunjuk siapa hakim ketua dan majelisnya. Kalau memang benar TKP-nya di Jakarta Utara, baru akan ditentukan hakim ketua dan majelisnya,” kata Humas PN Jakut Hasoloan Sianturi saat dihubungi, Minggu (4/12) malam.

“Biasanya 2 hari kerja. Jadi kemungkinan Selasa sudah ditentukan,” lanjutnya.

Dilansir dari Detik.com , dakwaan terhadap Ahok akan disusun secara alternatif yakni dengan pasal 156 a dan atau pasal 156. Ahok diduga menistakan agama saat menyebut surat Al-Maidah ayat 51 saat bertemu warga di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: