Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Pemisahan Ras dan Sosial di Inggris Makin Meresahkan

Pemisahan Ras dan Sosial di Inggris Makin Meresahkan

wanita-bercadar-di-prancis_

Sketsanews.com, Inggris –  Pemisahan ras secara paksa dan pengucilan sosial telah mencapai tingkat mengkhawatirkan dan memicu ketimpangan di Inggris.

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Dame Louise Casey, seorang pejabat pemerintah Inggris yang bekerja untuk masalah sosial, menyebutkan, muslimah di beberapa komunitas telah ditolak, bahkan hak-hak dasar sebagai warga Inggris pun diabaikan. Laporan berjudul Casey’s Review itu menuduh badan-badan publik mengabaikan dan memanfaatkan praktik keagamaan yang memecah belah atau bahaya, karena takut disebut rasis.

“Tingkat isolasi sosial dan ekonomi yang tinggi di beberapa tempat dan praktik budaya sangat timpang dan bertentangan dengan nilai serta hukum Inggris,” tulis Casey, seperti dikutip dari BBC, 5 Desember 2016.

Laporan ke dalam integrasi minoritas ini ditugaskan mantan Perdana Menteri David Cameron, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi ekstremisme. Dalam rekomendasinya, Casey menulis imigran bisa mengambil “sumpah integrasi” dan anak-anak di sekolah diajarkan nilai-nilai Inggris.

Laporannya yang menyoroti nasib perempuan di beberapa komunitas Muslim, menyebutkan bahwa banyak wanita cenderung kurang mampu berbahasa Inggris dan lebih sering ‘disimpan’ di dalam rumah.

Seperti dikutip viva.co.id, ia mengatakan, ada daerah-daerah yang sedang berjuang untuk mengatasi kecepatan dan skala perubahan yang mereka hadapi akibat dari imigrasi. Sementara masih ada kesenjangan sosial dan ekonomi yang besar antara kelompok etnis yang berbeda.

“Kita perlu lebih banyak usaha untuk dimasukkan ke dalam kebijakan integrasi, untuk membantu masyarakat mengatasi kecepatan dan skala imigrasi serta perubahan penduduk dalam beberapa tahun terakhir,” kata Dame Louise.

Menurutnya, Inggris telah lama menjadi rumah bagi banyak budaya yang berbeda dari masyarakat. Namun, terkait hal ini, semua harus menjadi bagian dari satu masyarakat. “Kita perlu mengambil tindakan serius mengingat fakta dan tantangan yang kita hadapi,” katanya menegaskan.

(hR)

%d blogger menyukai ini: