Sketsa News
Home Berita Terkini, News Tawuran Pelajar di Kota Semarang Gagal, Kepergok di Dekat SMA Kesatrian 1 Semarang

Tawuran Pelajar di Kota Semarang Gagal, Kepergok di Dekat SMA Kesatrian 1 Semarang

Sejumlah pelajar diringkus polisi di dekat SMA Kesatrian 1 Semarang, Jl. Pamularsih, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jateng karena membawa senjaya tajam dan diduga hendak tawuran, Rabu (7/12/2016) siang. (Facebook.com-Agus Santosa)
Sejumlah pelajar diringkus polisi di dekat SMA Kesatrian 1 Semarang, Jl. Pamularsih, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jateng karena membawa senjaya tajam dan diduga hendak tawuran, Rabu (7/12/2016) siang. (Facebook.com-Agus Santosa)

Sketsanews.com, Semarang – Sejumlah pelajar sekolah menengah atas (SMA) diringkus polisi di dekat SMA Kesatrian 1 Semarang, Jl. Pamularsih, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (7/12/2016) siang. Pelajar-pelajar yang tak jelas asal sekolah mereka itu ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) yang akan digunakan untuk melaksanakan perkelahian massal.

Informasi digagalkannya tawuran pelajar SMA itu dipaparkan beberapa saksi mata melalui grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). Salah seorang member yang menggunakan akun Agus Santosa pun mengunggah foto yang menunjukkan beberapa pelajar yang diringkus polisi.

Kejadian itu berawal saat beberapa pelajar akan melaksanakan perkelahian massal di kawasan Jl. Pamularsih. Beberapa warga sekitar Jl. Pamularsih yang melihat pelajar yang membawa senjata dan diduga hendak tawuran itu lantas membubarkan mereka.

Beberapa warga lain berusaha mengejar untuk menangkap para pelajar itu. Sesampainya di depan SMA Kesatrian 1 Semarang, sebuah pedang yang dibawa pelajar yang berboncengan menggunakan motor terjatuh di badan jalan.

Dikutip dari Semarangpos, polisi yang melihat senjata tajam yang terjatuh itu lantas mengejar dan mengacungkan pistol untuk menghentikan para pelajar. Kejadian tawuran di Semarang itu akhirnya berhasil digagalkan dan beberapa pelajar berhasil diringkus. Pelajar-pelajar yang ditangkap polisi itu akan diberi pembinaan.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: