Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Internasional, News PM Italia Matteo Renzi Resmi Mundur, Presiden Cari Pengganti

PM Italia Matteo Renzi Resmi Mundur, Presiden Cari Pengganti

Matteo Renzi
Matteo Renzi

Sketsanews.com, Italia – Perdana Menteri (PM) Italia Matteo Renzi resmi mengundurkan diri pada Rabu 7 Desember waktu Roma. Pengunduran diri Renzi ini mengakhiri Pemerintahan ke-63 Italia dalam 70 tahun.

Awal pekan ini Renzi mengungkapkan rencana pengunduran dirinya usai kalah pada referendum untuk mengubah konstitusi Italia. Ajuan referendum Renzi memungkinkan Italia menjalankan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Namun lawan politik Renzi memanfaatkan agenda ini sebagai cara memukul mundur ia dari kursi pemerintahan.

Okezone memberitakan, Presiden Italia Sergio Mattarella telah meminta Renzi untuk tetap di posisinya hingga menyetujui tahun anggaran mendatang. Setelah melegalkan anggaran pemerintahan pada Rabu 7 Desember, Renzi pun meresmikan pengunduran dirinya. Kali ini, Mattarella tidak bisa menolak. Tapi ia minta pemerintah menentukan pejabat sementara untuk menangani urusan kenegaraan sehari-hari.

Kamis 8 Desember waktu Roma, Mattarella akan memulai konsultasi dengan para pemimpin partai politik untuk melihat berbagai pilihan pemerintahan pasca-Renzi. Mattarella bisa saja menggelar pemilu, tetapi ia telah berjanji tidak akan kembali mencalonkan diri hingga undang-undang tunggal pemilu yang memayungi pemilihan anggota Parlemen sudah disahkan pada 24 Januari 2017.

Italia menganut sistem multi partai. Namun, rumitnya undang-undang pemilu membuat partai politik sulit mancapai dukungan mayoritas. Renzi pun mengampanyekan sistem penyederhanaan pemilu di Italia, dengan harapan membuat pemerintahan lebih efektif dan mendorong perekonomian negaranya. Namun, ia kalah dalam proses referendum untuk mengubah Konstitusi Italia. Rakyat yang menolak usulan Renzi mencapai 59,1 persen.

Pemerintahan Renzi adalah salah satu dari empat pemerintahan di Italia yang bertahan lebih dari 1.000 hari. Ia memegang jabatan sebagai perdana menteri Italia pada 2014 setelah menjalankan aksi kudeta internal di partainya.

Berbagai kalangan pun mulai membicarakan siapakah yang akan menggantikan Renzi. Di antara nama yang dijagokan adalah Ketua Senat Italia, Pietro Grasso, dan Menteri Keuangan Italia, Carlo Padoan, yang juga amat dihormati di Eropa. Presiden Mattarella juga bisa meminta partai yang menaungi Renzi untuk mencoba membentuk pemerintahan lainnya.

Dalam sebuah tulisan di websitenya, Rabu 7 Desember, Renzi menyatakan, ia tidak lagi dalam posisi untuk menentukan masa depan Italia. “Partai politik, semua partai politik, harus menerima tanggung jawab mereka,” tulisnya.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: