Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News ESDM Beri Sinyal Penurunan Harga Gas Untuk Industri Kaca & Keramik

ESDM Beri Sinyal Penurunan Harga Gas Untuk Industri Kaca & Keramik

Arcandra Tahar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Sketsanews.com, Jakarta – Setelah resmi menurunkan harga gas untuk industri pupuk, petrokimia, serta baja dan logam, kini pemerintah tengah mengkaji penurunan harga gas untuk industri kaca dan keramik. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 40 tahun 2016 yang mengatur tentang 7 sektor industri yang berhak menerima diskon harga gas.

“Tadi disinggung sedikit di ESDM tentang harga gas untuk industri selain yang tiga yang sudah kita putuskan di Permen. Jadi kalau enggak salah kaca dan keramik apakah masih bisa ada peluang untuk diturunkan harganya,” kata Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/12), dilansir dari merdeka.

“Kita sepakat tadi bagaimana industri hulunya kita bikin efisien dulu, baru nanti bicara bagaimana melihat apakah mungkin PNBP yang kita kurangi. Ini masih dalam pembahasan,” imbuhnya.

Arcandra menambahkan, selain penurunan harga gas, pemerintah juga membahas apakah gas untuk industri tersebut termasuk dalam bahan bakar atau bahan baku. Menurutnya, gas untuk industri pupuk, petrokimia, serta baja dan logam termasuk dalam gas untuk bahan baku.

“Prioritas sekarang kita adalah gas untuk bahan baku. Bahan baku adalah industrinya petrokimia, pupuk sama baja. Sementara yang lain masih dalam tahap gas sebagai bahan bakar,” jelasnya.

Sayangnya, gas sebagai bahan bakar tidak akan memberikan multiplier efek secara signifikan. Salah satunya, terhadap peningkatan pendapatan industri setelah harga gas turun.

“Untuk tiga industri, dampak ke revenue bisa sampai 20 persen. Tapi kalau ini (gas sebagai bahan bakar) mungkin bisa di bawah 20 persen,” pungkas Arcandra.

(Fya)

%d blogger menyukai ini: