Sketsa News
Home Berita Terkini, News Penjambret Tersungkur setelah Dilempar Pakai Kursi

Penjambret Tersungkur setelah Dilempar Pakai Kursi

Sketsanews.com -BATAM . Andi Febrianto babak belur diamuk massa di Perumahan Puteri Tujuh, Batuaji, Batam, Kepri, Jumat (9/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pemuda 22 tahun itu tertangkap basah menjambret Silvi, 19, pemotor Yamaha Mio J di Jalan R Suprapto Batuaji, persisnya depan Sentosa Perdana (SP) Plaza.

Andi sempat mencoba kabur usai merampas ponsel android milik Silvi yang diletakan di dasboard depan sepeda motornya, namun usahanya itu gagal sebab saat dijambret, Silvi langsung berteriak minta tolong dan terus mengejarnya.

“Saat dia kabur ke arah Perumahan Puteri Tujuh, ada bapak-bapak yang melempari sepeda motornya (Satria FU BP 6788 FG) pakai kursi, makanya dia jatuh bersama sepeda motornya ke dalam parit,” ujar Silvi seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group).

Warga yang geram dengan aksi jambretnya itu, akhirnya menghajarnya hingga babak belur. “Nyaris dibakar massa tadi, untung polisi cepat datang,” kata Silvi lagi.di kutip dari Jpnn

Sebelum dijambret kata Silvi, dia baru saja beranjak dari rumahnya di Pemda II Batuaji dan hendak ke SP Plaza. “Saat mau mutar di U trun dekat SP itu, tiba-tiba dia mepet saya dan langsung ngambil ponsel saya,” ujar Silvi.

Ponsel yang dirampas pelaku, memang diletakan oleh Silvi di dasboard sepeda motornya. Dia tak menyangka bahwa itu akan mengundang niat jahat dari pelaku jambret.

“Biasanya aman saja, makanya kaget dan syok saya dengan kejadian ini. Untung nggak jatuh saya dan alhamdulilah ponsel saya sudah dikembalikan,” ujar Silvi.

Pemuda 22 tahun itu tertangkap basah menjambret Silvi, 19, pemotor Yamaha Mio J di Jalan R Suprapto Batuaji, persisnya depan Sentosa Perdana (SP) Plaza.

Andi sempat mencoba kabur usai merampas ponsel android milik Silvi yang diletakan di dasboard depan sepeda motornya, namun usahanya itu gagal sebab saat dijambret, Silvi langsung berteriak minta tolong dan terus mengejarnya.

“Saat dia kabur ke arah Perumahan Puteri Tujuh, ada bapak-bapak yang melempari sepeda motornya (Satria FU BP 6788 FG) pakai kursi, makanya dia jatuh bersama sepeda motornya ke dalam parit,” ujar Silvi seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group).

Warga yang geram dengan aksi jambretnya itu, akhirnya menghajarnya hingga babak belur. “Nyaris dibakar massa tadi, untung polisi cepat datang,” kata Silvi lagi.

Sebelum dijambret kata Silvi, dia baru saja beranjak dari rumahnya di Pemda II Batuaji dan hendak ke SP Plaza. “Saat mau mutar di U trun dekat SP itu, tiba-tiba dia mepet saya dan langsung ngambil ponsel saya,” ujar Silvi.

Ponsel yang dirampas pelaku, memang diletakan oleh Silvi di dasboard sepeda motornya. Dia tak menyangka bahwa itu akan mengundang niat jahat dari pelaku jambret.

“Biasanya aman saja, makanya kaget dan syok saya dengan kejadian ini. Untung nggak jatuh saya dan alhamdulilah ponsel saya sudah dikembalikan,” ujar Silvi.

Pemuda 22 tahun itu tertangkap basah menjambret Silvi, 19, pemotor Yamaha Mio J di Jalan R Suprapto Batuaji, persisnya depan Sentosa Perdana (SP) Plaza.

Andi sempat mencoba kabur usai merampas ponsel android milik Silvi yang diletakan di dasboard depan sepeda motornya, namun usahanya itu gagal sebab saat dijambret, Silvi langsung berteriak minta tolong dan terus mengejarnya.

“Saat dia kabur ke arah Perumahan Puteri Tujuh, ada bapak-bapak yang melempari sepeda motornya (Satria FU BP 6788 FG) pakai kursi, makanya dia jatuh bersama sepeda motornya ke dalam parit,” ujar Silvi seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group).

Warga yang geram dengan aksi jambretnya itu, akhirnya menghajarnya hingga babak belur. “Nyaris dibakar massa tadi, untung polisi cepat datang,” kata Silvi lagi.

Sebelum dijambret kata Silvi, dia baru saja beranjak dari rumahnya di Pemda II Batuaji dan hendak ke SP Plaza. “Saat mau mutar di U trun dekat SP itu, tiba-tiba dia mepet saya dan langsung ngambil ponsel saya,” ujar Silvi.

Ponsel yang dirampas pelaku, memang diletakan oleh Silvi di dasboard sepeda motornya. Dia tak menyangka bahwa itu akan mengundang niat jahat dari pelaku jambret.

“Biasanya aman saja, makanya kaget dan syok saya dengan kejadian ini. Untung nggak jatuh saya dan alhamdulilah ponsel saya sudah dikembalikan,” ujar Silvi.(Tb)

%d blogger menyukai ini: