Sketsa News
Home Berita Terkini, Hankam, Headlines, News Jangan Kaget, Polisi Berseliweran Menenteng Senjata Laras Panjang

Jangan Kaget, Polisi Berseliweran Menenteng Senjata Laras Panjang

 

 

 

Sketsanews.com, PONTIANAK – Warga Kota Pantianak, Kalbar, belakangan resah karena aksi pembegalan marak. Polisi pun geregetan.

Patroli langsung digencarkan. Jadi, jangan heran jika melihat polisi berseragam dan bersenjata lengkap, mengendarai sepeda motor dan mobil berkeliling Kota Pontianak.

Anggota polisi itu tidak hanya menciptakan kondusifitas di jalan raya. Tetapi mereka juga sudah diperintahkan untuk menembak pelaku begal yang meresahkan warga.

Senjata yang dibawa polisi itu bukan hanya laras pendek (pistol), tetapi juga laras panjang. Mereka turun ke jalan per regu (kelompok).

Satu regu terdiri dari 16 anggota, mengendarai sepeda motor dan mobil. Mereka tidak hanya melintasi jalan raya, tetapi juga masuk ke pemukiman warga.

“Berkaitan dengan tindak tegas, kami tak segan-segan menembak pelaku begal. Ini menjadi atensi,” tegas Kompol Albertus Manurung, Kasat Sabhara Polresta Pontianak kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Menurut Kompol Alber, tindak kejahatan dengan kekerasan (Curas) seperti jambret maupun begal atau street crime lainnya mendapat perhatian serius polisi.

“Tertangkap tangan melawan dan membahayakan, kita tembak. Ini tindakan represif sesuai protap,” tegasnya lagi.
Selain mengerahkan berbagai anggota dari fungsi Sabhara, Polresta juga menyusun kekuatan dengan menggerakkan jajaran Polsek di Kota Pontianak. “Polresta dan Polsek-Polsek akan turun semua mengantisipasi kejahatan ini,” jelas Kompol Alber.

Dia meminta masyarakat yang menjadi korban cepat melapor kepada polisi terdekat. Baik Pospol maupun Polsek atau langsung ke Mapolresta Pontianak.

“Sejauh ini sudah ada beberapa laporan yang masuk berkaitan kejahatan membahayakan masyarakat itu,” ujarnya.

Dikutip dari JPNN, Kompol Alber mengimbau masyarakat tetap waspada. Terutama wanita yang kerap menjadi incaran pelaku. “Jangan sendirian, dan tetap hati-hati,” pesannya.

Dia juga mengingatkan warga agar tidak mengangkat telepon di jalan raya, mengenakan perhiasan berlebihan dan tas diselempangkan di samping. Ini kerap kali memunculkan niat pelaku untuk beraksi. “Biarkan saja telepon berdering, jangan membawa barang berharga berlebihan,” jelas Kompol Alber.

Sedangkan masyarakat yang sudah mendapatkan nomor telepon anggota kepolisian yang melakukan patroli dialogis, jika melihat suatu tindak kejahatan, segera menghubungi.

“Kita akan cepat datang, hubungi kita. Karena selain patroli, kerjasama dari masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam menjaga Kamtibmas,” ungkap Kompol Alber.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: