Sketsa News
Home Berita Terkini, News KH Idham Khalid di Uang Pecahan Rp5.000, Ini Jasanya

KH Idham Khalid di Uang Pecahan Rp5.000, Ini Jasanya

Sketsanews.com, Jakarta – Bank Indonesia meluncurkan uang rupiah baru tahun emisi 2016, pada Senin 19 September 2016. Peluncuran uang rupiah baru tersebut sengaja dilakukan bertepatan dengan hari bela negara yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam uang rupiah baru tersebut BI menampilkan 12 pahlawan nasional di setiap muka uang kertas dan koin desain baru. Salah satu pahlawan nasional yang gambarnya diabadikan tersebut ada pada pecahan uang kertas Rp5.000 yaitu KH Idham Chalid.

Pahlawan nasional ini memang sepertinya belum banyak di kenal sosoknya oleh masyarakat, sehingga Bank Indonesia memutuskan untuk mengabadikannya dalam uang rupiah baru tahun emisi 2016.

Lalu apa peran Idham hingga dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Pemerintah?

Berdasarkan data yang dihimpun VIVA.co.id, Idham lahir di Satui, Kalimantan Selatan, pada 27 Agustus 1921. Dia seorang ulama dan politikus pelaku filosifi air dan sangat peduli dengan dunia pendidikan.

Idham juga merupakan seorang tokoh Indonesia yang pernah menjadi pucuk pimpinan di lembaga eksekutif, legislatif dan organisasi masyarakat. Saat itu Idham menjabat Wakil Perdana Menteri, Ketua DPR/MPR, dan Ketua Tanfidziyah PB Nahdlatul Ulama pada tahun 1956-1984.

Peraih Doktor Honoris Cuasa dari Al-Azhar University Kairo ini adalah tokoh nasional yang mampu berperan ganda dalam satu situasi, yaitu sebagai ulama dan politisi. Saat menjadi ulama beliau berpegang teguh pada prinsip islam dan tradisi yang diemban, sedangkan saat jadi politisi ia melakukan kompromistis bahkan pragmatis.

Sosok KH Idham Chalid juga dikenal dekat dengan dunia pendidikan, sehingga dirinya tidak jauh dari para santri, sehingga mantan Perdana Menteri Indonesia era kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Juanda ini dimakamkan di komplek pondok pesantren yang didirikannya.

KH Idham Chalid wafat pada usia ke-88 pada 11 Juli 2010. Gelar Pahlawan Nasional disematkan kepada KH Idham Chalid bersama enam tokoh lainnya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 113/TK/Tahun 2011 tanggal 7 November 2011.

Idham merupakan putra Banjar ketiga yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional setelah Hasan Basry dan Pangeran Antasari.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: